Jakarta – Saat ini partai sebagai kendaraan politik untuk menduduki jabatan sudah bukan lagi harga mati, adanya aturan yang membolehkan para calon kepala daerah untuk menggunakan jalur independen memberikan ruang yang sangat besar bagi para calon.

Adhyaksa Dault sempat melontarkan pernyataan, jika dirinya harus membayar “mahar”, dengan menggunakan partai sebagai kendaraan menuju ke kursi Gubernur Jakarta, maka Adhyaksa memastikan tidak akan menggunakannya.

“ jika harus membayar mahar, maka saya akan menggunakan jalur independen,” ujar Adhyaksa, bahkan untuk mengumpulkan 1 juta KTP bukan hal yang sulit menurutnya, keyakinan Adhyaksa menggunakan jalur independen semakin kuat ketika beberapa ormas yang secara langsung memberikan dukungan dalam deklarasi Partai Priboemi kepada Adhyaksa di Wedangan200 Jalan Fatmawati Jakarta Selatan lalu, jumat lalu.

Sejalan dengan Adhyaksa, Basuki Purnama yang biasa di sapa Ahok, sejak menyatakan mengundurkan diri dari Partai Gerindra, saat ini Ahok belum juga dipinang oleh partai lain, peluang ini ditangkap oleh pendukungnya dengan membuat kelompok pendukung dengan nama Teman Ahok, dan membuka stand-stand untuk pengumpulan KTP milik warga Jakarta, dan saat ini mereka mengklaim sudah mengumpulkan 100 ribu lebih KTP.

pembawaberita.com sendiri sempat melihat salah satu pendukung Adhyaksa, Imam Safari melalui akun FB Sahabat Adhyaksa, menyatakan jika akan mengumpulkan 500 ribu KTP untuk Adhyaksa Dault, Imam Basyaeban yang menulis pernyatan untuk 500 ribu KTP masih akan melakukan pertemuan khusus dengan pihak Adhyaksa.

Ketua Umum Partai Priboemi H. Muhardi, salah satu pendukung utama yang diklaim oleh Adhyaksa ketika dihadapan wartawan dalam kegiatan Pramuka di TIM, mengatakan jika pihak Habaib dan Ulama memang akan melakukan hal itu, maka keberadaan Adhyaksa untuk maju tidak akan terbendung lagi.

Sementara itu menanggapi Mahar dari partai, Muhardi mengatakan jika sejatinya sebuah partai tidak perlu melakukan hal itu, “ kami menjamin kedepannya kepada siapa saja yang ingin maju, silahkan menggunakan Partai Priboemi, selama itu sesuai dengan kriteria partai kami,” ujar Muhardi, sambil menambahkan syarat utama sang calon harus bersih dan jujur.

(jalu)

loading...