Jakarta – Seperti biasanya, Gubernur Jakarta yang biasa disapa Ahok, kembali menyalahkan para pegawainya terkait dengan Tunjangan Kerja Daerah (TKD) Provinsi Jakarta yang tertunda.

Menurutnya kesalahan ini dikarenakan banyak pegawai yang salah mengisi data, bahkan Ahok juga menuduh jika pembagian TKD tidak merata, namun Ahok tidak mau memberikan penjelasan lebih lanjut soal pembagian yang tidak merata.

Disinyalir keterlambatan pencairan dikarenakan adanya perubahan sistim E-Budgeting, dibantah oleh Ahok, ” banyak yang main, makanya kita ubah, supaya lebih cepat,” ujar Ahok di gedung DPRD DKI.

Namun Yakub A. Arupalakka selaku ketua Laskar Priboemi menganggap jika hal itu hanya akal-akalan Ahok saja, ” kalau memang keterlambatan karena sistim katakan saja, jangan malah menyalahkan pegawai,” ujar Yakub kesal.

Menurutnya Ahok memiliki kebiasaan jika setiap kebijakannya pasti tidak mau disalahkan, menurut Yakub, perbaikan sistim yang memakan waktu lama, dipastikan membuat perubahan dalam program hingga mengalami keterlambatan.

(jalu)

 

 

loading...