Jakarta – Beberapa elemen masyarakat, angkat suara falam rangka HUT TNI yang ke 70, dimana TNI sebagai sebuah kekuatan utama negara ini harus dapat menjaga keutuhan negara ini.

” kami dari Laskar Priboemi, bersedia untuk maju bersama-sama ke medan perang demi menjaga keutuhan negeri ini,” ujar Yakub A. Arupalakka, ketika disinggung terkait dengan wacana akan kebangkitan PKI di Indonesia kembali.

Bahkan Yakub tidak segan-segan untuk mengajukan diri kepada pihak TNI untuk kedepannya Laskar Priboemi bisa mendapatkan pelajaran tentang perang dari TNI.

Muhardi selaku Ketua Umum Partai Priboemi mengatakan jika saat ini TNI harus mendapatkan penganggaran untuk alutsista,” sebagai kado untuk ulang tahun setiap tahun anggaran TNI harus dinaikkan 20 persen” ujarnya. Alasan Muhardi mengharuskan dinaikkannya beberapa pesawat tempur banyak yang sudah harus mendapatkan perawatan yang berlebihan.

Muhardi mencontohkan, ketika acara Sail Mototai 2012 lalu, sebuah kapal perang bekas peninggalan sekutu masih digunakan untuk operasi, ” ini sangat berbahaya, ketika harus berhadapan dengan kapal dari negara luar yang canggih,” ujar Muhardi, bahkan Muhardi mengharapkan pihak TNI bisa memberikan beasiswa kepada siswa-siswa dan mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang tekhnik, agar kedepannya bisa menjadi tenaga-tenaga inti dalam industri alutsista Indonesia.

TNI adalah sebuah institusi di negara ini yang paling menjaga keutuhan negeri berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, maka Muhardi juga berkeinginan agar pihak TNI Polri bisa masuk kembali ke dalam parlemen, ” coba lihat DPR kita sudah menjadi sorotan negatif dari masyarakat,” ujarnya, dan kehadiran fraksi TNI-Polri menjadi salah satu penyeimbang dalam parlemen Indonesia, yang banyak mementingkan partainya terlebih dahulu.

(Jall)

loading...