Jakarta – Rupanya Jepang tidak bisa menerima cara berpikir para pejabat Indonesia, terkait dengan proyek kereta api cepat.

Buktinya sebuah koran harian terbitan negara Jepang, Yomiuri terbitan Sabtu (3/10), menulis tentang para pejabat Indonesia yang lebih mementingkan uang daripada tekhnologi.

Akun Facebook Azzam Muhahid Izzulhaq, yang memuat kronologi isi berita, mencontohkan ketika beberapa tahun sebelumnya, sepeda motor produksi negara cina, hanya bisa bertahan beberapa tahun saja, dikarenakan kerusakan yang diderita cukup parah.

Berbeda dengan sepeda motor buatan Jepang, yang sudah merajai jalan-jalan di Indonesia sejak tahun 1970-an, dan terbukti sampai sekarang masih bisa terlihat di jalanan sepeda motor keluaran tahun 1970 dan keluaran tahun 1980-an.

Bahkan Azzam dengan geram juga menuliskan bagaimana Bus Transjakarta yang didatangkan dari cina, dalam beberapa tahun saja sudah banyak yang terbakar, beda dengan bus hasil produksi negaraa Jepang keluaran tahun 1990, sampai saat ini masih ada berkeliaran di jalanan ibukota.

(Jall)

loading...