Jakarta, Penyidik Kejaksaan Agung mengagendakan pemeriksaan 4 (empat) orang Saksi, dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Tiket Pesawat Tahun 2009 sampai dengan 2012, Rabu (7/10/2015). Masing-masing saksi tersebut adalah
Yudi Yudiana (Senior Investigation PT. Merpati Nusantara Airlines), Wawan Suwandi (Pegawai Out Sourching pada PT. Merpati Nusantara Airlines),  dan Ahdiat (Manager Accountpayable and Receivable PT. Merpati Nusantara Airlines) serta  Eko Sudarmadi (Station Manager Cengkareng PT. Merpati Nusantara Airlines)

Tiga orang Saksi hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 Wib,  sedangkan Wawan Suwandi tidak hadir memenuhi panggilan penyidik tanpa keterangan.

Terhadap Eko, penyidik mempertanyakan kronologis hingga ditemukannya kejanggalan pemasukan uang hasil penjualan tiket PT. Merpati Nusantara Airlines hingga akhirnya dilaporkan ke Satuan Pengawas Internal PT. Merpati Nusantara Airlines. Sedangkan kepada Yudi dan Ahdiat pertanyaan diajukan sekitar kronologis pelaksanaan audit internal atas temuan kejanggalan uang hasil penjualan tiket pesawat merpati pada PT. Merpati Nusantara Airlines dan hasil laporan audit.

Dalam dugaan tindakan pidana korupsi tersebut, sebelumnya Kejaksaan Agung telah menetapkan dua orang Tersangka yaitu HC (Mantan Distrik Manager Jakarta PT. Merpati Nusantara Airlines), dan BP (Mantan Administration & Account Manager Distrik Jakarta PT. Merpati Nusantara Airlines).

Namun berdasarkan Hasil Perkembangan Penyidik, Kejaksaan Agung menambah dua orang Pegawai PT. Merpati Nusantara Airlines menjadi Tersangka yaitu : RN (Chief Ticketing Distrik Jakarta) sebagaimana Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-102/F.2/Fd.1/09/2015, tanggal 29 September 2015, dan As (Manager Distrik Cabang Jakarta) sebagaimana Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-103/F.2/Fd.1/09/2015, tanggal 29 September 2015 (Hefrizal)

loading...