Konferensi Global Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) ke-6 telah menyepakati proyek kemitraan antara GOPAC Asia dan Arabic dengan Asian Development Bank (ADB) yang akan mendanai proyek tersebut, Yogyakarta Rabu (7/10). Penandatanganan kesepakatan proyek kemitraan ini diwakili oleh Wakil Ketua GOPAC Osei Kyei Mensah Bonsu dan perwakilan dari ADB Abdul Razak

Berjalannya proyek ini akan dilakukan secara transparan, dan parlemen dapat ikut mengawasi proses donor. Karena yang menjadi catatan selama ini, banyak proyek yang dikerjakan tidak transparan dan seringkali tidak terkontrol Ungkap Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Kadang penggunaan dana, tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan tidak sampai pada tujuan. Oleh karenanya dengan keterlibatan parlemen untuk ikut mengawasi, diharapkan dapat meminimalisir penyimpangan-penyimpangan. “Ini yang sering menjadi masalah, karena parlemen tidak dilibatkan dalam proses pengawasan penggunaan dana,” kata Fadli. Ada dua negara yang akan dijadikan percontohan dari proyek kemitraan tersebut yakni Asia Tenggara dan Yordania. (Hefrizal)

Sebelumnya, Ketua DPR RI yang sekaligus sebagai Presiden SEAPAC , Setya Novanto mengharapkan, agar kehadiran para delegasi tersebut, dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan, serta diharapkan pula agar momentum ini dapat dijadikan ajang untuk saling mendukung dan kerjasama dalam memerangi korupsi,  “Mari kita mengkonsolidasikan kekuatan dan komitmen terhadap dunia yang lebih bersih dari korupsi,” kata Novanto diakhir sambutannya.

loading...