Jakarta, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI menetapkan DA, Direktur PT. Sarimas Ahmadi Pratama (PT. SAP) sebagai Tersangka, dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam Pengadaan Bus Listrik sebanyak 16 unit, yang menggunakan Anggaran APBN-P Tahun Anggaran 2013, pada Kementerian Riset dan Teknologi,  Sebagaimana Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print –101/F.2/Fd.1/09/2015, Tanggal 28 September 2015.

Penetapan tersangka DA didasarkan atas Laporan Hasil Perkembangan Penyelidikan bahwa telah ditemukan bukti yang cukup tentang terjadinya tindak pidana korupsi, berupa kegiatan pengadaan Bus Listrik sebanyak 16 unit dengan nilai sebesar kurang lebih 74 miliar rupiah, dan telah dilakukan pembayaran penuh (100%) padahal diduga pekerjaan pengadaan bus listrik belum selesai.

Menindaklanjuti hasil tersebut, pihak Kejaksaan Agung mengagendakan pemeriksaan terhadap 5 (lima) orang Saksi (8/10), yaitu : Hari Purwanto yang menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi, Tarwiyah sebagai Staf Penyiap Bidang Transfer Asisten Deputi Iptek Industry Strategis pada Kementerian Riset dan Teknologi. Dadit Herdikiagung sebagai PNS pada Kementerian Riset dan Teknologi (Inspektur Kementerian Riset dan Teknologi), Zulkifli Halim sebagai Staf Khusus Kementerian Riset dan Teknologi Bidang Peningkatan Kerja serta Ismet Yus Putra yang menjabat sebagai Kabid Penguasaan dan Pengembangan Industri Strategis pada Kementerian Riset dan Teknologi.

Ketiga orang saksi, Hari Purwanto, Tarwiyah dan Zulkifli Halim, hingga pukul.16.00 belum hadir untuk memenuhi panggilan penyidik. Sedangka  dua orang saksi lainnya mendatangi tim penyidik Kejaksaan Agung sekitar pukul 10.00.WIB.

Kepada Dadit, penyidik menanyakan tentang kronologis untuk mengetahui prosedur pelaksanaan Pengadaan Bus Listrik Anggaran APBN-P Tahun Anggaran 2013 pada Kementerian Riset dan Teknologi penganggaran mengingat di Tahun 2013, Saksi selaku Kepala Biro Hukum dan Humas pada Kementerian Riset dan Teknologi. Sedangkan kepada Ismet, penyidik.menanyakam tentang kronologis pelaksanaan tugas Saksi yang ditunjuk sebagai Koordinator Penguji Bus Listrik oleh Dr. Ir. Pariatmoko M.Sc yang diduga tidak pernah dilakukan uji coba oleh Saksi. (Hefrizal)

loading...