Kendari, Pembawa Berita
Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari akan sepenuhnya mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam upaya mensterilkan perairan Teluk Kendari dari ranjau. Hal itu disampaikan oleh Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Aris Harijadi W, SH kepada sejumlah wartawan Senin (12/10) usai menghadiri acara Lounching Festival Pulau Bokori tahun 2015.

Pembebasan perairan Teluk Kendari dari ranjau dimaksudkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam upaya membangun Jembatan penyeberangan yang menghubungkan Kota Lama dengan Kelurahan Talia. ” Sebelum dibangun akan dilakukan survey dan pendeteksian terhadap ranjau-ranjau itu” ujar Aris. Lebih lanjut Alumnus AAL tahun 1992 ini mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Pemprov Sultra untuk mengoptimalkan kegiatan dimaksud. Kata dia Teluk Kendari merupakan salah satu perairan yang menjadi medan pertempuran dalam Perang Dunia (PD) II antara tentara Jepang melawan tentara Sekutu, sehingga sangat memungkinkan adanya bahan peledak yang tercecer di Perairan ini.

Saat ini Pemprov Sultra merencanakan Pembangunan jembatan penyeberangan yang membelah Teluk Kendari menghubungkan Kota Lama dan Kelurahan Talia untuk mempermudah akses transportasi masyarakat yang selama ini menggunakan perahu motor maka sterilnya perairan tersebut mutlak dibutuhkan. Karena menurut Aris Kehadiran jembatan penyeberangan yang diklaim sebagai jembatan terpanjang di Sultra ini mampu meningkatkan mobilitas kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Kendari. (Enel-Sultra)

loading...