Sulut – Hari Sabtu (10/10) merupakan hari kemalangan bagi Liana, Pelajar SMPN 2 Mubune, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, yang harus pulang ke rumah karena basah akibat disiram air oleh salah satu gurunya.

Liana yang diwawancarai oleh salah satu media lokal setempat, mengatakan jika dirinya lupa membawa air bersih sebanyak 1,5 liter yang sudah diperintahkan oleh gurunya, William Karamoy, kepada seluruh murid dikelasnya.

Tidak mau menerima alasan Liana, Wiliam yang baru saja diangkat menjadi Guru PNS, langsung mengambil air dari salah satu murid, lalu menyiram sekujur tubuh Liana, dan Liana hanya bisa menangis meratapi dirinya.

Lianan ternyata tidak sendirian, dikatannya jika ada tiga orang murid teman sekelasnya yang tidak membawa air seperti perintah gurunya.

Orang tua Liana, Nanding, tidak terima dengan perlakuan Wiliam kepada anaknya, dan meminta agar pihak Sekolah ataupun Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah, mengevaluasi dan memberikan sangsi kepada Wiliam.

Sementara itu Kepala Sekolah, Ismail Gumalong, yang dimintai keterangan secara terpisah, malah membantah dan memarahi awak media, ” jangan mebesar-besarkan berita, tidak mungkin itu (menyiram air), disekolah ini air susah didapat, air darimana untuk menyiram (siswa),” ujarnya marah kepada wartawan.

Di daerah Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, kesulitan mendapatkan air bersih, warga sendiri harus mengambil air dengan cara membawa jerigen dari sumber mata air di pinggiran desa.

(jall/sumber)

loading...