Medan – Satu dari lima orang yang turut dalam helikopter tipe EC 130 dengan registrasi PK-BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) yang dinyatakan hilang kontak dalam penerbangan dari Siparmahan (pantai barat Danau Toba) Samosir menuju Kualanamu melalui Pematang Siantar pada, Minggu 11 Oktober 2015, ditemukan dalam keadaan selamat, hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Zainudin.

“Prajurit Lantamal-1 dan Yonmarhanlan-1 berhasil menemukan dan menyelamatkan satu orang korban heli PT PAS atas nama Fransiskus Subihardayan berumur 21 tahun,” menurut Zainudin kepada Pembawaberita.com melalui releasenya Selasa (13/10/2015) siang.

Fransiskus ditemukan pada pukul 13.00 WIB tadi. Petugas melihat Fransiskus sedang berenang dan seperti hampir tenggelam sebelum diselamatkan.

Ketika diselamatkan, Fransiskus belum bisa ditanyai dan identitasnya belum diketahui karena langsung pingsan. Saat ini, Fransiskus sudah d irawat di rumah sakit terdekat.

Penerbangan sipil ini dipiloti Kapten Teguh Mulyatno, engineer O/B Hari Poerwantono, dan tiga penumpang yang semuanya laki-laki, yaitu Nurhayanto, Giyanto, serta Frans. Dengan begitu, tinggal empat orang lagi yang masih dalam pencarian (Kamal)

loading...