Raha, Pembawa Berita
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal)Kendari, berkomitmen akan memberantas penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Demikian disampaikan oleh Danlanal Kendari Letkol Laut (P) Aris Harijadi, W., SH. belum lama ini saat memberikan pengarahan kepada peserta Lintas Nusantara Remaja Pelajar Bahari (LNRPB) di KRI Teluk Bintuni-520. “Saya akan tindak tegas para pelaku pemboman ikan yang telah merusak ekosistem terumbu karang juga para pelaku pembiusan” tegas orang nomor satu di jajaran Lanal Kendari ini.

Wilayah Propinsi Sultra yang memiliki luas perairan laut sekitar 70 persen namun potensi perairan laut tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Yang menyedihkan kata dia, masih adanya perilaku penangkapan ikan oleh nelayan yang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu Danlanal Kendari telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk senantiasa melakukan pemantauan dan patroli laut guna mengantisapasi penangkapan ikan secara ilegal.

Kepada seluruh peserta LNRPB Danlanal Kendari juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara maritim dan oleh karenanya generasi muda Indonesia dituntut dapat mengembangkan industri maritim. Diakhir arahannya Aris memaparkan keunggulan-keunggulan potensi perairan laut Sultra. “Wakatobi yang kini menjadi destinasi wisata bawa laut yang terkenal di dunia termasuk dalam wilayah pengawasan kami”tutupnya. (Enel – Sultra. )

loading...