Singapura – Masyarakat Singapura marah kepada salah satu Rumah Sakit terbesar milik pemerintah yang lambat mengumumkan kondisi Rumah Sakit yang menyebabkan kematian pasien.

Jumat (9/10), Rumah Sakit terbesar di Singapura mengumumkan jika 1.000 pasien dan staffnya tertular penyakit Hepatitis C, dan diketahui jika sudah merenggut 4 nyawa.

Rumah sakit yang memiliki 678 pasien dan 273 karyawan ini harus menyaring mereka untuk mengetahui perkembangan virus yang mematikan ini, dari laporan media setempat, kemungkinan jumlah penderita semakin bertambah.

Pihak Rumah Sakit belum mengetahui secara pasti penularannya, namun sebelumnya pihak Rumah sakit, menyebutkan sekitar bulan April hingga Juni, memiliki 22 pasien ginjal yang telah terinfeksi hepatitis C.

Dari WHO diketahui penyebab penyebaran Hepatitis C ini bisa disebabkan karena praktik suntik yang tidak aman, sterilisasi yang buruk, dan peralatan medis yang tidak disaring. Namun WHO memperkirakan penggunaan obat multi medis yang menjadikan penyebaran Hepatitis C menyebar dengan cepat.

Pemerintah Indonesia sendiri belum mengeluarkan pernyataan terkait dengan kondisi yang terjadi di Rumah Sakit terbesar di Singapura ini.

(jall/sumber)

loading...