Kendari, Pembawa Berita
Salah satu proyek pekerjaan drainase (saluran air) yang berlokasi di Jalan Malaka Kota Kendari dinilai menyeroobot lahan warga. Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga yang tidak ingin dipublish namanya kepada pembawaberita.com Kamis(15/10). “Bayangkan saja kalau lahan kita harus diambil tujuh meter untuk pembuatan drainase” ujar sumber tersebut.

Dia juga menuding kalau proyek tersebut tanpa sepengetahuan masyarakat karena tidak ada sosialisasi dari pemerintah maupun kontraktor pelaksana pekerjaan proyek tersebut. “Saya tidak akan mengizinkan proyek itu melewati tanah milik saya” ujarnya lagi. Dikatakannya dirinya tidak menghalangi pembangunan namun seyogyanya proyek itu tersebut disosialisasikan lebih awal. “Kan tidak cukup dua puluh orang yang punya lahan di sini” tambahnya.

Pantauan media ini di lokasi pekerjaan nampak pekerja sedang melaksanakan pekerjaan meskipun pekerjaan tersebut dilaksanakan tidak satu titik. Selain itu tidak nampak papan proyek yang menyebutkan proyek drainase tersebut. Pekerja yang coba dikonfirmasi juga tidak mengetahui pekerjaan tersebut. “Kami hanya pekerja pak” ujar salah satu buruh kepada pembawaberita.com siang tadi (15/10).

Sementara itu di tempat terpisah, Rina salah seorang Kepala Seksi pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari mengelak untuk dimintai keterangan “Saya tidak tau pak, kalau bisa titip saja nomor handphonenya nanti saya sampaikan dengan Kepala Dinas (Kadis PU Kota Kendari red). Nanti saya hubungi kalau beliau sudah ada waktu” ujar Rina. Sampai berita ini diturunkan Kepala Dinas PU Kota Kendari belum berhasil dikonfirmasi. (Enel – Sultra)

loading...