Jakarta – Rupanya Rachmawati Soekarnoputri sudah gerah dengan kondisi bangsa ini, 9 jam yang lalu, melalui akun resminya di twitter, @rsoekarnoputri, Rachmawati menumpahkan kekesalannya.

Dimual dari Penolakan terhadap kontrak Freeport, Rachmawati marah dan mengutuk kepada pemerintahah saat ini, “ sampai kapan Indonesia stop jual negara dan bebas bayar hutang ?” ujarnya.

Bahkan Rachmawati mengingatkan betapa sulitnya Soekarno harus membebaskan Negara ini dari penjajah dan Papua masuk ke dalam wilayah NKRI, tapi dengan enaknya para penguasa menggadaikan Negara bahkan sampai menjual asset Negara.

Menurutnya pemerintah saat ini membiarkan para kaum Profitur dan para avonturir politik, menjadikan makanan mereka, “ bagaimana dengan bela negara kita ? Stop rezim proxy nekolim sekarang juga,” tulis Rachmawati.

Rachmawati tidak berhenti disitu, Revisi UU KPK rupanya menjadi santapan kemarahannya, bahkan adiknya Megawati, selaku Ketua Umum PDIP, juga menjadi sasarannya, “ revisi UU KPK hanya menjadi payung UU untuk release dan discharge, pengampunan pengemplang uang dan pajak,” ujarnya,

Bahkan Rachmawati menuding langsung jika ini untuk melindungi korupsi BLBI nya Megawati, “ jadi Negara ini hanya untuk para koruptor, karenanya Rachmawati mengajak pendukungnya untuk mencabut mandate penguasa yang koruptor.

Selain Megawati, Wakil Kapolri Budi Gunawan juga menjadi sasaran tembaknya, menurutnya, penundaan revisi UU KPK bukan obat tidur bagi pemerintah.

Dan KPK membiarkan pengusutan kasus mega korupsi BLBI dan Budi Gunawan berlarut, karena kedua kasus tersebut adalah trigger pelemahan atau penghancuran pemberantasan korupsi, sekaligus menampik mandat tap mpr nomor 8 2001 tentang pemberantasan korupsi, “ apakah Tap itu hanya diperuntukkan untuk mengadili Soeharto saja ?” ujarnya

(jall)

loading...