JAKARTA, PEMBAWA BERITA : Pengamat energi, Marwan Batubara menilai Presiden Joko Widodo hanya bersandiwara soal Freeport. Jokowi dituding sengaja menggunakan Menteri ESDM Sudirman Said untuk pasang badan melawan Menko Kemaritiman Rizal Ramli.

“Saya kira itu cuma sandiwara saja. Bukan Sudirman, tapi Jokowi. Jika benar Sudirman berselisih pendapat dengan Rizal, seharusnya Jokowi segera panggil mereka berdua. Nyatanya, tidak. Kalau dibiarkan, jangan salahkan saya jika saya sebut itu sandiwara,” kata Marwan Batubara kepada pers, Senin (19/10/2015).

Dugaan ini dinilai semakin kuat karena pada jadwal kunjungan kenegaraan ke AS akhir bulan ini, Presiden Jokowi akan bertemu para petinggi Freeport di hari pertama.

“Makanya kita menghimbau kepada rakyat, meskipun sudah ada deal, diubah dealnya supaya adil?” katanya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengaku sudah mengirimkan surat terkait kepastian hukum untuk Freeport.

“Kita menulis surat yang berisi tiga hal yakni satu, bahwa mereka masih punya hak sampai dengan 2021 maka dari itu teruskan kegiatan. Kedua, kita jelaskan dalam rangka meraih investasi pemerintah sedang menata ulang undang-undang minerba dan seluruh peraturannya itu sudah di-endorse betul oleh komisi VII dan juga oleh Panja. Kemudian nomor tiga, nanti begitu perundangan itu sudah ditata, mereka boleh mengajukan perpanjangan dan kita akan menjawab sesuai peraturan-peraturan yang berlaku,” urainya, pada Selasa (13/10/2015) lalu. (Lus)

loading...