JAKARTA, PEMBAWA BERITA : Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso hadir dalam rapat Pansus Pelindo II DPR, kedatangannya untuk memberikan keterangan soal dugaan kasus korupsi mobil crane di Pelabuhan Tanjung Priok itu.

Menurut Buwas, kedatangannya ini berkapasitas sebagai mantan Kabareskrim Polri. Buwas mengatakan dalam kasus Pelindo II ini terdapat dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam pengadaan mobile crane.

“Negara dirugikan Rp 45 miliar lebih,” kata Buwas dalam rapat yang dipimpin Ketua Pansus, Rieke Diah Pitaloka di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa malam (20/10/2015).

Dia menjelaskan, jumlah tersebut adalah taksiran kerugian negara dari hasil audit sementara di BPK pada 2014 dan BPKP pada 2013.

Menurut Buwas, kerugian negara itu disebabkan karena ternyata 10 crane itu mubazir.

“Ketika kami lakukan pengecekan, seolah-olah speedometer dari 10 unit mobile crane telah rusak, sehingga kami tidak bisa melakukan pengecekan penggunaan mobile crane itu,” kata Buwas.

Menurutnya, pengadaan mobile crane dilakukan tanpa perencanaan yang benar dan tanpa analisis, sehingga barang tak bisa digunakan.

“Perusahaan yang menangani pengadaan itu tak berpengalaman sesuai syarat untuk ikut lelang pengadaan barang. PT Guangxi Narishi Century Equipment tidak memiliki pengalaman dalam melakukan pengadaan mobile crane,” demikian Buwas

(lus)

loading...