Jakarta, Pembawa Berita- Badan Pengawasan Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) terus melakukan pengawasan ketat terkait politik uang ( money politic) yang di sinyalir akan terjadi di perhelatan pemilhan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2015.

” Mengenai money politik di Pilkada serentak mendatang,  tentu tak dapat dihindari, mengenai hal itu Bawaslu akan terus memonitoring”, kata Komisioner Bawaslu, Daniel  Zuchron  kepada pembawa berita di Gedung Bawaslu Jakarta Pusat, Selasa (20/10)

Daniel menjelaskan bahwa Badan Pengawasan Pemilu selalu terbuka menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tindakan politik uang di Pilkada serentak mendatang.

“Politik uang misalnya dalam pembelian suara dan lain- lain untuk calon kandidat tertentu (peserta pilkada) yang bersaing, akan sangat rawan terjadi”, jelasnya. 

Kinerja Bawaslu dalam mengawasi perhelatan Pilkada serentak keoptimalan dan efisiensinya sangat diperlukan demi mengawasi potensi kecurangan pada pelaksanaan yang semakin dekat.

Daniel meminta keikutsertaan masyarakat dalam turut serta mengawasi pelaksanaan pesta akbar 5 tahunan ini demi tercapainya demokrasi yang dicita- citakan bersama. (Beby)

loading...