PB, JAKARTA :  Untuk lebih memperkuat paket kebijakan ekonomi, guna mewujudkan percepatan ekonomi Indonesia, besok Kamis (22/10) Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid 5.

Paket kebijakan yang akan di umumkan di Istana Negara ini diharapkan akan memperkuat paket kebijakan ekonomi jilid 1,2,3 dan 4. 

“Besok pagi akan kita keluarkan paket yang kelima, paket-paket jangka pendek, tengah, jangka panjang, untuk pengusaha, masyarakat, semuanya akan terus kita keluarkan,” jelas Presiden  di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2015) sore.

Jokowi menegaskan, Indonesia tidak boleh kalah dengan negara Vietnam yang ekonominya tumbuh cepat, karena berbagai reformasi yang dilakukan. 

“Kita ini sudah keduluan Vietnam. Vietnam cepat sekali. Kalau tidak mau mereformasi, mengubah ya akan ditinggal betul,” tegas Jokowi.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnyya pemerintah telah mengeluarkan empat Paket kebijakan ekonomi. 

Paket kebijakan ekonomi jilid I dikeluarkan pada 9 September 2015. Paket ini terfokus untuk mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, serta penegakan hukum, dan kepastian usaha, mempercepat proyek strategis nasional serta meningkatkan investasi di sektor properti.

Paket kebijakan ekonomi jilid II dikeluarkan  pada 29 September 2015. Paket ini terfokus pada izin investasi untuk industri yang ada di dalam dan di luar kawasan industri.

Paket kebijakan ekonomi jilid III dikeluarkan pada 7 Oktober 2015, memfokuskan pada penurunan harga energi dan perbaikan iklim usaha. 

Paket kebijakan ekonomi jilid IV dikeluarkan pada 15 Oktober 2015 terfokus dalam membuka lapangan kerja, dunia usaha dan investasi yang akan diberikan kemudahan baik perijinan maupun prosedur lainnya (Lus).

loading...