Kendari, pembawaberita.com Kabut asap yang menyelemuti hampir seluruh wilayah Indonesia juga dirasakan di Sultra. Akibatnya sejumlah nelayan di daerah ini juga merasakan dampak negatif dari penyebaran kabut asap itu. Lasensu salah seorang nelayan asal Kabupaten Muna Barat kepada pembawaberita.com (26/10) melalui telepon selulernya mengatakan betapa dirinya saat ini juga merasakan bencana kabut asap yang saat ini menimpa Indonesia.

“Di tengah laut pandangan kita terbatas, meskipun sudah siang tapi seperti masih malam” ujar Lasensu. Dikatakannya pula akibat keterbatasan jarak pandangnya di laut, dirinya sangat berhati-hati menjalankan perahu motornya. “Biar siang hari, lampu kode tetap saya nyalakan karena jangan sampai saya ditabrak” ujarnya lagi.

Senada dengan itu, Hasby, nelayan asal Kabupaten Konsel kepada Media ini mengatakan dirinya juga merasakan keterbatasan pandangannya di saat ia melaut. “Seperti tidak ada bedanya siang dengan malam akibat kabut asap ini” ujar Hasby di ujung telepon selulernya. Namun dirinya bersama rekan-rekan seprofesinya tetap saja melaut dengan tetap meningkatkan kewaspadaan. “Kalau saya bunyikan mesin kapal saya, saya kurangi saja kecepatannya” pungkas Hasby. (Enel – Sultra)

loading...