PB, Jember – Rupanya Hadi Supa’at, Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Jember, Bidang Kehormatan Partai, tidak main-main terkait dengan kejadian beberapa anggota DPRD Jember dari partainya yang menghadiri acara untuk relawan Paslon, Calon Bupati Nomor urut 1.

Kepada sejumlah media Senin (26/10), Hadi mengatakan, ada empat kader PDIP Kabupaten Jember yang telah dikirimkan surat rekomendasi dari DPC Jember untuk dilakukan pemecatan oleh DPP PDIP.

Keempat nama tersebut antara lain Kusen Andalan (Ketua DPC PDIP 200-2015), I Nyoman Martini (Wakil Ketua DPRD Fraksi PDIP), Bukri (Ketua Komisi B Fraksi PDIP) dan Danang Kurniawan (Anggota Komisi B Fraksi PDIP).

“Ini hasil dari rapat kerja pleno DPC PDIP pada Kamis (22/10) kemarin lusa yang menghasilkan sikap tegas terkait dengan pembangkangan struktural, yang dilakukan oleh keempat kader PDIP tersebut,” ungkap Hadi kepada media, Senin (26/10) sore.

Ternyata dari hasil investaigasi pihaknya, Hadi mengatakan jika keempat kader partainya selama menduduki kursi DPRD,selain menghadiri acara relawan untuk Paslon, juga  selalu membuat masalah.

“Mereka menghadiri dan mengkampanyekan Calon Bupati danWakil Bupati di luar dari rekomendasi DPP partai pada tanggal 18 Oktober 2015 yang bertempat di pantai Payangan Watu Ulo,” bebernya.

Selain itu, ada aset DPC PDIP Kabupaten Jember yang hilang pada masa kepemimpinan dari Kusen Andalan sebagai Ketua DPC, I Nyoman Martini sebagai Sekretaris dan Bukri sebagai Bendahara DPC PDIP periode 2010-2015.

“Ada yang hilang, seperti mobil Toyota Avanza, HP, Laptop serta surat-surat kendaraan roda dua,” jelasnya.

Kelompok mereka, menurut para pengurus DPC Jember selalu melakukan provokasi kepada PAC untuk membangkang instruksi dari DPC, yang mengakibatkan lahir mosi tidak percaya pada PDC oleh Forum PAC.

“Tidak pernah melaporkan aktivitasnya sebagai anggota Fraksi kepada DPC,” ujarnya lagi.

Berbekal dengan beberapa masalah yang selalu ditimbulkan oleh keempatnya, DPC segera mengirim surat rekomendasi untuk ditindaklanjuti dan melakukan pemecatan oleh DPP PDIP. (tik)

loading...