PB, Jember – Munculnya surat rekomendasi untuk DPP dari pengurus DPC PDIP Kabupaten Jember terkait dengan rencana pemecatan kepada 4 anggotanya yang saat ini duduk di DPRD Kabupaten Jember, menyisakan persoalan.

Danang Kurniawan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jember, terkesan tidak terlalu memperdulikan, bahkan Danang menganggap ini akan redam dengan sendirinya kok.

“Saya tidak berkomentar ya mas, kan sudah muncul di koran. Lambat laun itu akan redam sendiri. Dan hal itu tidak perlu saya tanggapi karena sudah ada di media,” bebernya.

Sementara itu I Nyoman Martini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, saat dimintai komentarnya, dirinya enggan menjawab pertanyaan dari awak media, yang saat itu dihubungi lewat Hpnya.

“Saya tidak berkomentar terkait hal itu mas, saya sedang ada di Jember Kidul,” katanya kepada media, Selasa (27/10) siang.

Sedangkan Bukri, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember saat ditelepon juga menjawab kalau dirinya sedang sibuk mengikuti diklat, “Saya sedang ada di Surabaya mengikuti diklat. Maaf ya saya sedang sibuk,” jawabnya.

Sementara itu Kusen Andalas, mantan Ketua DPC PDI-P priode 2010-2015 tidak menjawab teleponnya saat awak media menghubunginya.

Sebelumnya Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC-PDIP Kabupaten Jember, Hadi Supaat kepada media mengatakan berdasarkan hasil rapat pleno pengurus DPC-PDIP menyatakan keempat nama pengurus itu, telah melakukan tindakan diluar aturan partai dan indisipliner sehingga patut mendapat sangsi tegas dari DPP partai.

“Ada empat point bersama yang telah diputuskan bersama melalui rapat pleno DPC, yang bersangkutan dinilai telah melakukan pembangkangan struktural karena telah sengaja menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati diluar rekomendasi DPP, itu kami nilai sudah tidak sesuai dan membelot dari apa  yang disampaikan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto bahwa seluruh kader wajib patuh untuk mengawal dan memenangkan rekomendasi partai untuk Pilkada,” terang Hadi.

Selain persoalan itu, ada beberapa hal lain yang menjadi pertimbangaan bagi Dewan Kehormatan DPC PDI-P Kabupaten Jember untuk merekomendasi pemberiaan sangsi kepada mereka. Diantaranya terkait kepemilikan aset partai yang tidak di kembali kepada DPC oleh pengurus lama serta tidak pernah melaporkan aktifitasnya kepada pengurus DPC sebagai anggota fraksi.

“Dari surat rekomendasi yang sudah kita layangkan juga telah ditindak lanjuti oleh pengurus DPD PDIP dengan memanggil Pelapor dan terlapor, namun untuk ketentuan sangsi seluruhnya adalah kewenangan DPP yang memutuskan, DPP juga akan turun langsung ke jember untuk menyelsaikan persoalaan ini agar tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Terkait rekomendasi DPP PDIP atas pelaksanaan Pilkada Jember, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah membacakan sumpah yang diikuti oleh sekitar 700 orang pengurus partai mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga Pengurus Ranting.

Seluruh kader dan pengurus partai banteng moncong putih diminta kerja keras dan bergotong royong memenangkan calon yang diusung PDIP tersebut.

(tik)

loading...