PB Jember – Seluruh honor lembur untuk PPK dan PPS bulan Oktober yang telah dicairkan terpaksa harus dikembalikan lagi ke KPU Jember.

Ini karena sesuai keputusan KPU nomer 146/ KPTS/ KPU/ tahun 2015 menyebutkan honor lembur tersebut diperuntukan hanya untuk Pegawai Negeri Sipil atau PNS sekretariat mulai dari KPU sampai PPS.

Sekretaris KPU Jember, Hadi Susilo, kepada sejumlah media menjelaskan buku pedoman itu sebenarnya sudah ditandatangani oleh KPU RI akhir bulan Agustus lalu.

Namun KPU Jember, kata Hadi baru menerima pertengahan bulan Oktober kemarin. Dimana kegiatan lembur sudah dilaksanakan sejak awal bulan Oktober.

“Pencairan pun juga sudah dilakukan, ketika pihak sekretariat baru membaca satu per satu aturan dalam buku pedoman aturan penyaluran dan penggunaan dana dalam kegiatan Pilkada kali ini,” kata Hadi, Kamis (5/11).

Untuk jumlahnya, menurut Hadi, dalam sebulan jatah lembur sebanyak 5 hari, dimana dalam sehari dihitung 3 jam dan per jam dihargai Rp. 9 ribu, sehingga masing-masing PPK dan PPS menerima Rp 135 ribu.

“Honor lemburan sebenarnya dijatah untuk 3 bulan dari Oktober sampai Desember. Namun dengan aturan tersebut, maka honor lembur untuk dua bulan ke depan tidak akan dicairkan untuk PPK dan PPS yang bukan PNS,” jelasnya.

Hadi juga menyampaikan permohonan maaf, karena terpaksa harus menarik kembali honor lembur itu ketika sudah dilakukan pencairan.

Pihak KPU Jember memberikan batas waktu pengembalian honor lembur tersebut, sampai akhir tahun 2015.

“Pengembalian bisa dilakukan dengan mengkoordinasi setiap wilayah atau bisa langsung mengembalikan honor lembur tersebut kepada bendahara KPU Jember,” pungkasnya.

(tik)

loading...