PB, Jakarta – Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik , Kementerian Perhubungan J.A.Bharata mengatakan, Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait tergelincirnya pesawat Batik Air di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.

“Kami masih menunggu correction action ataupun juga investigasi dari KNKT”,  tegas Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik , Kementerian Perhubungan J.A Bharata saat menjawab pertanyaan  pembawaberita.com melalui telepon seluler, Sabtu (7/11).

J.A Bharata mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk pembekuan penerbangan domestik Batik Air rute Jakarta- Yogyakarta.

Seperti diberitakan di beberapa media, bahwa akibat tergelincirnya pesawat Batik Air di Bandara Adi Sutjipto, Jumat (6/11)  Kemenhub berkeputusan  membekukan rute Batik Air Jakarta- Yogyakarta.

“Kami tidak pernah mengeluarkan  statement untuk pembekuan Batik Air (rute Jakarta- Yogyakarta), ” yang benar adalah kami masih menunggu corecction action dari pihak KNKT, setelah itu hasilnya akan masuk ke Dirjen Perhubungan Udara dan setelah di setujui oleh Dirjen Perhubungan Udara baru kami bisa mengambil kesimpulan, jelas J.A Bharata.

Diketahui Pesawat Batik Air Rute Jakarta- Yogyakarta mengalami tergelincir di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta pada Jumat lalu (6/11). Dugaan sementara tergelincirnya pesawat yang membawa 161 penumpang dan tujuh kru tersebut akibat landasan bandara yang basah dan licin.Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini, saat ini  pesawat sudah di evakuasi ke apron.

(Beby)

loading...