MAKASSAR – Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Makassar Ambassador Meeting (MAM).
Acara ini pertama kali diadakan di luar Jakarta yang dihelat di beberapa daerah di Sulsel, seperti Makassar, Gowa, Parepare, Pinrang, dan Toraja Utara.
Usai bermain golf bersama di Paddy Valley Gowa, ketiga belas Duta Besar (Dubes)/Perwakilan Dubes peserta Makassar Ambasaador Meeting (MAM) berwisata ke Toraja Utara (Torut). Adapun objek wisata yang dikunjungi, yakni Kete’ Kesu, Londa, serta makan siang di Batutumonga.
Ketiga belas Dubes/Perwakilan Dubes tersebut, yakni Dubes Zimbabwe Alice Mageza, Dubes Chili Eduardo Ruiz, Dubes Bangladesh Md Nazmul Quaunine, Dubes Kroasia Drazen Margeta, Dubes Mongolia Shagdar Battsetseg, Dubes Vietnam Hoang Anh Tuan, Wakil Tetap Singapura Tan Hung Seng, Kedutaan Besar Thailand, Perwakilan Dubes Ceko Jan Janua, perwakilan Dubes Libanon Joanna Azzi, Konselor Fiji Mereseini Q Warbuta, istri Dubes Kanada Teresa Rozkiewicz-Bobiash, dan istri Dubes Finlandia Kristia Toivio.
Kepala Seksi Ekonomi Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Widya Airlangga mengatakan ketiga belas Dubes tersebut tiba di Torut sekitar pukul 01.00 WITA setelah menempuh perjalanan selama delapan jam.
“Mereka terlihat senang, Mereka bilang Toraja ini unik. Delapan jam perjalanan sangat berharga bagi mereka,” katanya di Londa, Minggu (8/11).
Ia mengungkapkan agenda seperti ini rutin dilaksanakan diplomasi luar negeri, yakni membawa Dubes keliling Indonesia. “Ini adalah kunjugan kelima tahun ini, setelah ke Bromo, Palembang, Tomini. Toraja adalah penutup,” paparnya.
Sementara Direktur Interum Pusat Infrormasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vlastimil Samek mengaku sangat nyaman di Toraja Utara. “Lokasi yang sangat indah dan cantik, penduduk lokal yang ramah tamah. Sesuatu yang mempesona dari Indonesia yang menjadi kenangan untuk hidup saya,” ujarnya.
Dubes Vietnam Hoang Anh Tuan mengaku sangat tertarik di Toraja. Ia melihat kesamaan antara rumah adat orang Toraja dan Vietnam serta terkesan dengan kuburan-kuburan yang telah dilihatnya secara langsung.
“Saya sangat senang di sini. Orang di sini tetap menjaga kelestarian budaya. Peninggalan jaman dahulu masih ada sampai sekarang,” ungkapnya.
Berikutnya, Dubes dan Perwakilan Dubes menghadiri Gelar Malam Kesenian Toraja di Lapangan Bakti Torut, dan dilanjutkan,Senin (9/11) menghadiri acara puncak karnaval budaya Lovely Toraja.
(man)

loading...