PB, Jakarta – Anggota Komisi I TB Hasanuddin menyebut ada anggota DPR yang mulai ikut campur tangan dalam proses pembelian jenis alat utama sistem persenjataan (alutsista). Bahkan menurut dia ada juga yang meminta TNI AU untuk memindahkan pangkalan-pangkalan udaranya ke wilayah perbatasan.

“Dengan segala hormat, peran itu menurut saya tidak sesuai dengan tupoksi anggota DPR yaitu legislasi, controlling dan budgeting,” kata Hasanuddin, kepada wartawa, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (16/11).

Menurut politikus PDI P ini, penentuan speckteck alutsista dalam menentukan jenis dan mereknya merupakan tanggung jawab user (dalam hal ini adalah angkatan masing masing).

Maka itu lanjut mantan purnawirawan ini, sebaiknya anggota DPR tersebut tidak ikut campur dalam pembelian alutsista bagi tiga matra di TNI.

“Merekalah yang memiliki kompetensi menguji alutsista yang cocok, bukan anggota DPR yang tidak memiliki keahlian untuk itu. Dan sama halnya juga dengan disposisi dan dislokasi pasukan atau pangkalan, biarkanlah TNI yang memutuskan berdasarkan kemampuan alutsista, ancaman dan strategi yang dipilih, saya yakin TNI akan lebih profesional dalam menentukan lokasi-lokasi pangkalannya,” tukasnya.(Lus)

loading...