PB Cianjur – Pasangan calon Bupati Cianjur nomor urut dua, Irvan-Herman, rupanya tidak pernah takut dikenai sanksi dari Panwaslu.

Jika sebelumnya seperti yang dimuat pembawaberita.com ( ini video bupati cianjur ajak coblos nomor 2) Ayah Irvan yang juga Bupati berkuasa, Tjetjep Muchtar Soleh, melakukan kampanye hitam dengan memaksa pengurus RT/RW di Kecamatan Naringgul untuk mencoblos nomor urut dua, namun tidak di gubris pihak Panwaslu Kabupaten.

Diperkirakan akibat tindakan Panwaslu yang tidak memberikan sanksi, Irvan bersama timnya kembali berulah.

Jadwal kampanye, selasa (17/11) yang seharusnya milik Paslon nomor urut 3, Suranto-Aldwin Rahadian, di Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, tidak di indahkan oleh Irvan-Herman.

Dengan menggelar tenda di rumah ketua RW, Irvan bersama timnya menggelar kegiatan mereka, bahkan Kades Hegarmanah juga turut hadir mengikuti kampanye Irvan.

Terbongkarnya kegiatan Irvan, bermula para pendukung Aldwin juga mengadakan kampanye mereka sesuai dengan jadwal di Desa Hegarmanah.

Melihat adanya kampanye di perumahan Hegarmana oleh ketua RW untuk paslon nomor 2, mereka laporkan ke ketua tim Aldwin.

Kang Oki selaku ketua tim Aldwin, langsung mengecek ke lokasi dan ternyata benar sesuai dengan laporan anak buahnya.

Didepan rumah ketua RW, selain tenda juga ada panggung lengkap dengan sound system beserta baliho besar yang di pampang di rumah ketua RW, bahkan kursi sebagian telah penuh oleh ibu-ibu.

Kang Oki langsung menegur ketua RW dan Kades yang tidak bisa mengelak lagi, akibatnya kegiatan langsung dibubarkan paksa oleh Kang Oki beserta rekannya.

Dari hasil penelusuran, ditemukan kalender, kantung plastik dan beberapa alat peraga kampanye lainnya yang sudah dipersiapakan oleh ketua RW beserta perangkat dan anggota tim sukses Irvan.

Kang Oki menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh tim Irvan, “Untuk masalah ini, kami serahkan kepada pihak panwas yang memiliki kewenangan. Yang jelas, ada bukti kuat di sini,” singkat Kang Oki.

Ketua Panwas Kecamatan Karangtengah, Lukman Syahrul, yang turut hadir menyaksikan langsung, di depan seluruh warga yang hadir menegaskan, bahwa kegiatan kampanye paslon nomor dua itu memang terjadi di luar jadwal yang telah dibuat dan disepakai bersama.

“Hari ini (selasa) adalah jadwal kampanye paslon nomor urut tiga, bukan nomor urut dua,” tegas dia melalui pegeras suara.

Karena itu, lanjut dia, tidak ada paslon selain nomor urut tiga yang diperbolehkan melakukan kampanye pada hari itu.

“Nanti akan kami bawa ini sebagai bahan laporan,” pungkas dia.

(RUH)

loading...