PB, Kendari – Jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Provinsi Sultra menggelar pertemuan 1000 tokoh lintas agama.

Pertemuan yang dikemas dalam bentuk workshop ini diselenggarakan selama tiga hari sejak tanggal 15 sampai 17 November 2015 di salah satu hotel di Kendari.

Workshop tersebut dimaksudkan untuk mempererat dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama di Sulawesi Tenggara demi tercapainya stabiltas dan kondusifitas daerah selama pelaksaan Pilkada serentak tahun 2015.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Sultra Mohammad  Ali Irfan kepada pembawaberita.com (15/11) saat ditemui disela acara tersebut.

“Kami selenggarakan untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah Sultra yang selama ini terjaga, karena sebentar lagi kita akan melaksanakan Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota” ujar Ali Irfan.

Dikatakannya pula masyarakat di Provinsi Sultra merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghargai ataupun menghormati diantara umat beragama.

“Karena toleransi yang tinggi pula tercatat ada tiga event nasional pelaksanaan kegiatan keagamaan di Sultra selalu sukses,” ujarnya lagi.

Ali juga menambahkan dengan adanya pertemuan dan komunikasi yang harmonis antar pemuka agama, diharapkan tidak akan ada konflik yang dilatar belakangi agama di Sultra.

Kata dia pertemuan yang digagasnya juga diikuti tokoh-tokoh partai politik, tokoh LSM, tokoh masyarakat dan Pers dengan menghadirkan pembicara Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sultra yang juga Wagub Sultra, Ketua DPRD Sultra, Kabinda Sultra, Kapolda Sultra, Danrem 143/HO dan Ketua PWI Sultra.

Diharapkan acara ini dapat menjadi katalisator stabilitas di daerah ini, “Semoga pertemuan ini memberi kedamaian di Sulawesi Tenggara” pungkas mantan Auditor Kemenag RI tersebut.

(Enel- Sultra)

loading...