PB, Jakarta – Komentar Ahok yang menyatakan jika dirinya akan ditahan KPK terkait dengan hasil konfrontir dengan BPK kemarin selama 9 jam, juga mendapat tanggapan beragam.

Sekjend Partai Priboemi, Heikal Safar yang di wawancarai via selularnya mengatakan, Ahok harus menerima kenyataan, ” dia bukan siapa-siapa, kalau memang salah harus ditahan, KPK akan di dukung oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Heikal tegas.

Sementara pernyataan Ahok yang mengatakan jika memang dirinya akan ditahan, maka dia akan melawan republik ini, menuai kecaman dari mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirana Djoko Santoso.

” Kita lihat saja, sampai dimana dia akan melawan Republik ini,” ujar Djoko tegas.

Menurutnya hasil dari penelusuran yang dipaparkan padanya terkait dengan Sumber Waras, oleh mantan Wakil Gubernur Jakarta Prijanto, Djoko anggap memang sudah benar, apalagi BPK juga sudah mengeluarkan statemen terkait dengan kesalahan dalam kasus Sumber Waras.

“Apalagi (yg harus ditunda) ? kalau dia berniat melawan Republik ini, silahkan, sampai dimana kekuatannya,” ujar Djoko mengulang ucapannya.

Sementara secara terpisah Yakub A. Arupalakka, Ketua Umum Laskar Priboemi, menganggap Ahok sudah keterlaluan, ” dipikirnya Republik Indonesia ini cuma KPK ?” Ujar Yakub kesal.

Bahkan Yakub balik menantang Ahok, ” Yang dia maksud Republik ini yang mana ? (Republik) Indonesia ? ” Tanya Yakub ketus.

Heikal Safar meminta agar Ahok kembali menarik ucapannya terkait dengan kata Republik, ” Dia harus tahu, Republik ini dibangun dengan darah para pejuang, dan itu adalah warga pribumi yang berkorban, bukan dia,” ujar Heikal dengan nada tinggi.

Sebagaimana diketahui, ucapan Ahok ramai diperbincangkan usai diberitakan di beberapa media, jika sebelumnya Ahok merasa terganggu dengan kondisinya usai diperiksa BPK, ” kalau KPK jadikan saya tersangka, top banget, Republik ini semua saya lawan,” ujar Ahok.

(Jalu)

 

loading...