PB, Kendari – Sebanyak 1,2 Ton minuman keras jenis arak dimusnahkan oleh Direktorat Sabhara Polda Sultra, Senin, (11/1/2016).

Bertempat di halaman belakang Mako Sabhara Polda Sultra, minuman keras tradisional tersebut merupakan hasil dari operasi Cipta Kondisi Awal Desember 2015 lalu.

Minuman haram tersebut berhasil diamankan dari tangan seorang pria berinisial LM (50).

LM yang berprofesi sebagai supir mobil, mengangkut arak tersebut untuk didistribusikan ke Kendari.

Sebelum miras tradisional yang berasal dari Kabupaten Muna tersebut masuk, pihak kepolisian berhasil menangkap LM.

“Arak – arak ini dalam proses pengiriman ke Kota Kendari, ada 55 jerigen kapasitas 50 liter serta 46 jerigen 5 liter yang berhasil kami amankan, totalnya bisa mencapai Rp10 juta” jelas Kombes Pol Ach Rudy Mulyantoko Direktur Sabhara Polda Sultra.

Minuman keras dengan kadar alkohol 12% tersebut diperkirakan masih banyak beredar dimasyarakat Kota Kendari untuk dijual secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan oleh distributornya.

“Kalau seperti ini, pastilah masih ada yang beredar yang dijual secara sembunyi – sembunyi, dan bahkan ada juga yang jual secara terang terangan” ujar Rudy.

Dirinya berharap kepada masyarakat agar terlibat serta membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran miras.

“upaya preventif, dan penindakan terhadap miras ini tetap kami lakukan untuk memberantas peredarannya, karena saya melihat 99% kejahatan bermulanya yah dari minuman keras ini” pungkasnya

(Nomilia)

loading...