PB, Jakarta – Tiga pria diringkus kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara, karena dianggap melakukan tindakan mencurigakan, di sekitar Kantor Samsat Jakarta Utara.

Alasan pihak kepolisian menangkap dikarenakan tindakan dan gerak gerik dianggap tidak biasa dan disangka sebagai teroris.

Pihak Kepolisian saat ini memang sedang melakukan tindakan pengamanan terhadap aksi terorisme.

Ketiga pria ini memang sedang melakukan tindakan pengumpulan informasi, sesuai dengan tugasnya di KPK.

Yayuk Indriati, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, membenarkan jika ketiganya adalah petugas di KPK yang sedang menjalankan tugas tertutup untuk mengumpulkan informasi.

Namun Yayuk enggan menjelaskan terkait informasi apa yang sedang dikumpulkan, dengan alasan jika pengumpulan informasi ini memang tertutup.

KPK akhirnya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, saat ini ketiganya sudah dilepas kembali.

Dari keterangan pihak Polres Metro Jakarta Utara, kecurigaan itu bermula dari sebuah mobil yang sering lalu lalang selama 3 hari diseputar parkir Harco Mangga Dua.

Akibatnya anggota Polres langsung menghampiri mobil, dan menemukan ketiganya sedang berada di dalam.

Karena tidak bersedia menyebutkan identitas mereka, Kapolres, Daniel Bolly Tifaona, memerintahkan anak buahnya agak di amankan ke Mapolres.

Karena tetap bersikeras tidak mau memberitahukan asal mereka, dengan terpaksa Polisi melakukan penggeledahan, dan ditemukan kartu tanda pengenal dari KPK.

Daniel, melakukan koordinasi dengan KPK, dan akhirnya pihak KPK mengakui jika ketiganya adalah pegawai mereka yang sedang melakukan tugas.

(jall)

loading...