PB,PURWOREJO – Sekitar 4000 an pelajar siswa siswi bertanding pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Kabupaten Purworejo yang digelar mulai Kamis (10 – 24/3). Pembukaan POPDA dilakukan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Kepala Dindikbudpora Drs.Muh Wuryanto MM, Sekdin Drs.Sukusyanto MM, Kabid Dikbudpora Drs.Basuki Budi Raharjo, dan sejumlah pejabat di jajaran Dikbudpora. Pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong tersebut, juga diramaikan dengan defile pelajar dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Yuli Hastuti mengatakan, pelajar merupakan bagian yang potensial di bidang pembangunan olahraga, sehingga penyelenggaraan POPDA merupakan wahana yang sangat sesuai dalam rangka rekrutmen pelajar yang berprestasi di bidang olahraga, untuk mempersiapkan dan mengikuti kejuaraan tingkat eks karesidenan, propinsi, nasional maupun internasional.

Meski demikian lanjut Wabup, POPDA diharapkan tidak lagi menjadi agenda rutin tahunan  semata. Event ini harus menjadi titik lanjut pembibitan dan  pembinaan olahraga yang harus dilaksanakan dengan konsistens. Melalui POPDA ini, kita berharap akan terjaring bibit-bibit potensial atlet pelajar berbakat yang  akan dibina lebih lanjut sehingga dapat berprestasi lebih baik lagi di tingkat  yang lebih tinggi. Event ini sekaligus merupakan media atau sarana evaluasi untuk mengukur potensi dalam berprestasi dan berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan, menjunjung tinggi sportifitas, disamping mengukur hasil pembinaan olahraga di Kabupaten Purworejo  selama kurun waktu satu tahun.

Pembukaan POPDA 2016Hal ini penting karena kemajuan suatu daerah tidak semata-mata bertumpu pada sumber daya alam, melainkan pada keunggulan sumber daya manusia, yaitu manusia terdidik, manusia trampil, manusia cerdas, manusia sehat bugar dan manusia berkualitas. “Maka (POPDA) diharapkan dapat meningkatkan kepribadian pelajar yang berkarakter pada semua jenjang Satuan Pendidikan melalui penanaman budaya belajar, bekerja, pengembangan potensi, sehingga dengan demikian dapat menunjang peningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Purworejo,” tandas Wabup.

“Saya menghimbau kepada satuan pendidikan serta  institusi pemerintah yang menangani keolahragaan, kiranya dapat mengapresiasi segala daya upaya yang telah dilakukan oleh  atlet-atlet pelajar, sehingga meraih prestasi membanggakan,” harapnya. Seperti penghargaan di tingkat pelajar hendaklah memiliki sifat mendidik seperti pemberian beasiswa, keringanan biaya pendidikan, dispensasi maupun pemberian nilai akademik yang wajar. Penghargaan merupakan salah satu upaya memotivasi dan membangkitkan semangat para pelajar dalam meraih prestasi terbaik di bidang olahraga dan akademiknya.

Sementara itu Ketua penyelenggara Drs.Basuki Budi Raharjo menjelaskan, peserta yang mengikuti POPDA sekitar 4000 siswa siswi terdiri SD,MI,SMP,MTs,SMA,SMK, dan MA. Cabang olahraga yang dilombakan meliputi 14 macam antara lain, atletik, renang, bulutangkis, bola voley, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, basket, panahan, pencak silat, tae kwon do, dan karate.

Sedangkan tujuannya untuk membentuk rasa tanggungjawab, disiplin, jujur, bersikap sportif, dan setia kawan dalam berolahraga. Juga untuk mencari bibit atlet berprestasi. “ Nantinya masing-masing cabor diambil juara I,II,III. “ Untuk yang juara I perorangan akan diikutkan lomba ditingkat Provinsi Jawa Tengah, dan yang juara I beregu akan maju ketingkat Eks Karesidenan kedu terlebih dulu. Harapannya nanti dapat meraih prestasi ditingkat Provinsi Jateng maupun ditingkat eks karesidenan kedu,” harapnya.

Bersamaan dengan pembukaan POPDA tersebut sekaligus penampilan devile antar UPT Dikbudpora yang juga dilombakan dan dinilai. Salah satu Dewan Yuri, Serma Eko Hariyadi mengumumkan sebagai juara I dimenangkan UPT Purworejo disusul Banyuurip dan Kutoarjo. Sedangkan juara harapan I,II,III diraih UPT Butuh, Ngombol dan UPT Bener. (WARDOYO)

loading...