PB.com, Jakarta  – Ketua Fraksi Hanura DPR- RI Nurdin Tampubolon berkomentar soal isu reshuffle kabinet pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla yang kini sedang santer di bicarakan berbagai kalangan. Menurut Nurdin  reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.

“Masalah reshuffle itu kita serahkan ke presiden, karena beliau yang punya hak (mengganti menteri), ” kata Nurdin di kediamannya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sesaat lalu.

Ketika ditanya awak media, bagaimana jika kader Hanura yang terkena reshuffle, pria berdarah Medan ini mengatakan, itu semua terserah presiden.”Semua itu tergantung presiden, kita tidak dapat mengganggu keputusan reshuffle yang akan beliau lakukan,” ungkapnya.

Kabar yang beredar  diketahui, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menjadi salah satu dari dua kandidat kuat Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli. Opsi ini sekaligus untuk mengisi jatah Hanura di kabinet, jika Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara- Reformasi Birokrasi  (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi dan Menteri Perindustrian, Saleh Husin terpental. Yuddy dan Saleh merupakan dua kader Hanura yang kini duduk di pemerintahan Jokowi-Jk. Menurut Nurdin kalau semua untuk kebaikan bangsa, Hanura pasti mendukungnya.

Terlepas dari isu reshuffle, Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini mengaku bahwa partai pimpinan Wiranto tersebut hingga kini tetap solid. “Partai kami tetap solid, tidak ada perpecahan,” jelasnya.

Isu keretakan partai Hanura diketahui merebak sejak Hanura mendeklarasikan dukungannya terhadap Basuki Thahaja Purnama alias Ahok sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada perhelatan pemilukada DKI 2017 mendatang.

Isu keretakan itu merebak  lantaran santer terdengar beberapa petinggi DPD Hanura DKI Jakarta bertolak belakang dengan keputusan DPP.

“Hanura tetap solid, tidak ada perpecahan di tubuh partai, pungkas anggota komisi XI DPR-RI ini. (Beby)

loading...