PB, Medan – Dua petugas Direktorat Jenderal Pajak di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara ditusuk hingga tewas oleh seorang wajib pajak, Selasa lalu. Kejadian ini cukup membuat Presiden Jokowi berang.

Melalui akun Twitter pribadinya, Jokowi mengatakan, “Kita berduka atas terbunuhnya dua petugas pajak KPP Sibolga yang tengah jalankan tugas negara. Usut tuntas & hukum pelakunya!”, tweet Presiden Jokowi dengan seruan berang.

Diketahui bahwa, Parada Toga yang merupakan juru sita Penagihan Pajak KPP Sibolga dan Soza Nolo Lase sebagai tenaga honorer di KP2KP Gunung Sitoli tewas dibunuh saat menagih hutang pajak sebesar Rp 14 miliar. Keduanya dibunuh dengan cara ditikam pisau oleh wajib pajak yang juga pengusaha berinisial AL.

Nilai pajak 14 M yang sebelumnya enggan dijabarkan darimana asal-usulnya oleh petugas Pajak, menjadi pertanyaan oleh sejumlah Netizen.

Dikutip dari komentar Facebook, sebuah akun bernama Kresna Wijaya menanyakan, “Darimana nilai 14,7 M ? Berapa Penghasilan orang ini sehingga bisa kena sampai 14,7 milyar, ini pemajak atau pemalak ?”, ucapnya.

Kresna mengatakan, petugas pajak harus bisa menjelaskan kenapa bisa sampai 14,7 M itu bukan uang sedikit. “Kalau ga sanggup bayar secara psikologis orangnya akan berbalik karena merasa terancam dan bisa terjadi pembunuhan karena merasa diperas. Tindakan itu secara psikologis adalah tindakan melindungi diri dari tekanan yang diberikan”.

Kresna menambahkan, jika PPH dari pendapatan orang tersebut 10%, berarti dia harus mengantongi kekayaan bersih minimal 147 Milyar.

“Untuk bisa membayar PPH 14,7 M dengan nilai karet sekarang Rp. 5.000/ Kg dengan anggapan pengusaha memperoleh laba Rp. 500/ Kg. Artinya ia harus mendapatkan transaksi sejumlah 294.000 ton untuk bisa mendapatkan hasil seperti itu. Kira-kira dengan gudang berapa besar dan waktu berapa lama ?” Ujar Kresna bingung.

“Yang menjadi pertanyaan, masuk akal gak dia ditagih sampai 14,7 M ? Berapa besar sih perusahaan dia ? Berapa besar sih sebenarnya penghasilan dia ? Kalau penghasilan dia besar, dia juga ga bakal bunuh orang,” tutup Kresna.

Sumber : Facebook & Putra

Editor : Putra

loading...