PB, Jakarta – Masih ingat berita ketika seorang anggota Polisi masuk Islam ? Ya Inspektur Jenderal Polisi Albertus Julius Benny Mokalu ketika masih menjabat sebagai Kapolda Bali pada tahun 2014, tepatnya Jumat tanggal 7 Nopember 2014, mengucapkan dua Syahadat.

Setelah menjabat sebagai Kapolda Bali, Benny yang sudah mengganti namanya dengan Abdul Jabar, kemudian saat ini masuk ke Mabes Polri menjabat sebagai Sahlisosbud Kapolri, hingga saat ini.

“Iya beliau (Benny Mokalu) yang sempat mengagetkan ketika masyarakat Indonesia mendengar seorang Kapolda Bali kelahiran NTT masuk agama Islam,” ujar Heikal Safar salah satu anggota Tim dari Benny Mokalu Community.

FB_IMG_1460746070984_1Heikal mengatakan jika Benny saat ini mengajukan diri untuk masuk dalam jajaran sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2017 nanti.

Namun Heikal tidak memberitahukan akan berpasangan dengan siapakah Benny nantinya, ” sementara memang belum akan berpasangan dengan siapa, tapi akan kami umumkan segera,” ujar Heikal.

Benny sendiri mengatakan, dalam sebuah acara di Wedangan 2000, Jalan Raya Fatmawati Jakarta Selatan, jika dirinya sudah memiliki akan berpasangan dengan siapa, namun pastinya Benny berkeinginan berpasangan dengan salah satu Cagub dari jalur Partai.

Heikal beralasan untuk mendukung Benny bukan tanpa alasan, Benny sendiri dikenal sebagai salah satu anggota Polisi yang bisa dikatakan sangat dekat dengan berbagai Ormas di Indonesia, ” beliau lebih senang menghadiri kegiatan acara politik di “jalanan” dengan para Ormas dan wartawan.” Ujar Heikal.

Dalam acara di Wedangan 2000, Benny menyerahkan dana bantuan buat Ormas Jaringan Merah Putih yang saat ini sedang melakukan kegiatan pemberian bantuan kepada pengungsi gusuran di Pasar Ikan Jakarta Utara.

FB_IMG_1460746050882_1“Ini adalah sebuah kebajikan yang tidak bisa dilupakan, jika polisi yang ikut melakukan penggusuran, namun seorang Polisi juga yang membantu untuk memberikan bantuan bagi mereka,” ujar Nanik S Dayeng.

Nanik mengatakan jika saat ini mereka sedang memberikan bantuan berupa dapur umum kepada pengungsi yang banyak tinggal di bekas reruntuhan gusuran dan  perahu sebanyak 400 jiwa lebih, “dana Rp. 10 juta ini akan memberikan mereka makan selama 4 hari, terima kasih pak,” ujar Nanik bangga.

(Jall)

loading...