PB, Jakarta – Persoalan masyarakat Indonesia saat ini semakin beragam, munculnya berbagai kejadian yang menuntut kita untuk membuka mata lebar, membuat kita miris, dan harus berjuang, dan hal ini tidak bisa dilakukan sendirian.

Persoalan Budaya, Sosial dan Ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan, menjadi perhatian secara mendalam bagi Heikal Safar yang menjadi Sekretaris Jenderal Partai Priboemi.

IMG-20160502-WA0030Heikal ingin berbuat yang lebih baik, namun sebagian rekannya yang se-ide dengan dirinya masih belum bisa masuk ke dalam organisasi kepartaian, bahkan beberapa rekan lainnya ada yang berasal dari partai lain.

“Saya harus bisa merangkul mereka, karena keinginan untuk melihat Indonesia yang lebih baik di bidang sosial, budaya dan ekonomi kerakyatan, menjadikan saya harus bisa mengumpulkan dalam satu wadah, tanpa embel-embel politik,” ujar Heikal.

Dan tertuanglah sebuah ide untuk membangun organisasi yang lebih solid tanpa pengaruh sedikitpun politik didalamnya, maka tercetuslah nama Heikal Center (HC).

“Nama itu adalah ide dari teman-teman, dan mereka mendukung sepenuhnya untuk menjadikan Heikal Center sebuah organisasi yang akan menggandeng siapapun selama itu masih satu tujuan dengan niat kami,” ujar Heikal yang baru saja mencoba melakukan lobi ke beberapa kementerian terkait dengan visi misi mereka.

Heikal mencoba untuk membuka sebuah jalan dengan memanfaatkan keberadaan kementerian, dan juga lembaga pemerintah lainnya, dan bukan hanya kementerian yang bersentuhan dengan tujuan ideologi utama organisasi mereka.

IMG-20151213-WA0006_1“Saya sudah ketemu dengan Menteri Perhubungan, Pak Jonan, dan beliau sangat mendukung, bahkan bersedia untuk terjun walaupun tidak secara langsung,” ujar Heikal.

Terkait dengan jabatannya di Partai Priboemi, Heikal menyatakan sikap profesional yang harus ditunjukkan, “dan dari sikap itu saya ditunjuk oleh teman-teman untuk tetap berada di depan,” ujar Heikal sambil menyebut rekannya yang masih berada di beberapa partai.

Bahkan Heikal juga mengingatkan kepada seluruh rekannya terkait dengan personal mereka yang di partai, jika kegiatan Heikal Center dilakukan tidak boleh membawa nama partai mereka.

“Jika sebuah kegiatan dilaksanakan, kemudian ada masyarakat yang mengenal mereka dari sebuah partai, tidak jadi masalah, namun atribut yang akan dipakai tetap Heikal Center,” ujarnya.

IMG-20160502-WA0033Heikal mengharapkan usai pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, mereka sudah bisa melakukan kegiatan, yang sifatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Banyak teman kami masih sibuk dengan persiapan Pilkada DKI Jakarta, dan ini juga berupa ujian bagi yang lainnya, dalam hal toleransi, sebagai salah satu budaya bangsa Indonesia,” ujar Heikal sambil menambahkan alamat Heikal Center saat ini, di Jalan Hang Lekir Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

(Jall)

loading...