PB, Surabaya – Setelah melalui beberapa tahapan, akhirnya TNI AL dan US. Navy mencapai kesepakatan rencana program Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2016. Kesepakatan itu ditandatangani oleh kedua belah pihak pada saat rapat penutupan Final Planning Conference (FPC) yang berakhir pada tanggal 13 Mei 2016 di Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Komando Latihan Armada RI Kawasan Timur (Kolatarmatim), Ujung, Surabaya, Jumat (13/05).

FPC di tutup oleh Paban III Staf Operasi Mabesal (Sopsal) Kolonel Laut (P) M. Zaenal dari pihak TNI AL dan Ketua delegasi USN Commander Destroyer Squadron 7 Captain H.B. Lee, di tandai dengan penandatanganan enclosure perjanjian kesepahaman Latma CARAT 2016. Enclosure tersebut telah dibahas dan disepakati oleh masing-masing delegasi dalam rapat FPC selama 3 hari. Paban III Sopsal menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta FPC Carat 2016 yang telah melaksanakan diskusi secara maksimal sehingga tercapai kesepakatan, semoga dalam pelaksanaan latihan bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

Untuk menentukan kesepakatan tersebut masing-masing delegasi membentuk kelompok diskusi kecil (small group discussions) membahas tentang rencana kegiatan, jadwal, dan peralatan tempur yang akan dikerahkan dalam Latma CARAT 2016 nanti. Small Grup Discussion terdiri dari beberapa bagian diantaranya pengamanan (Force Protection), unsur-unsur laut (sea phase), unsur udara (aviation), pendaratan pasukan Marinir (Marex), kesehatan (Medical Civil Action Programme), hubungan masyarakat (communication relation) dan lain-lain.

Rencananya Latma CARAT 2016 akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2016, Latma CARAT merupakan program latihan rutin setiap satu tahun sekali yang digelar oleh TNI AL dan US. Navy. Dalam latihan tersebut akan melibatkan beberapa komponen Angkatan Laut diantaranya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), Pesawat Udara (Pesud), Marinir, tim Kesehatan dan Pangkalan. Sedangkan dari pihak US. Navy akan mengirimkan beberapa kapal perang, pasukan marinir dan peralatan tempurnya, tim medis dan unsur-unsur maritim lainnya.

Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL mengenai doktrin taktik dan teknik peperangan laut dan operasi amfibi. Selain itu juga untuk meningkatkan hubungan bilateral antar Angkatan Laut kedua negara,

Hadir pada acara tersebut Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Kolonel Laut (P) Ariantyo Condro Wibowo, Athase Laut Amerika di Jakarta Captain Mark Stackpool, serta seluruh perwakilan delegasi TNI AL dan US. Navy.

(Kamal/Dispenarmatim)

 

 

loading...