PB, Jakarta – Rupanya Luhut Binsar Pandjaitan, dikenal sebagai menteri yang memiliki spesialis sebagai pengganti menteri, yang bermasalah atau yang dipecat.

Simak saja perjalanan Luhut yang mulai berkiprah di pemerintahan ketika Kuntoro Mangkusubroto, sudah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI.

Jenderal (Purn.) Luhut B. Pandjaitan didapuk untuk menggantikan posisi Kuntoro dan menjabat sejak tanggal 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015.

Kemudian Luhut kembali lagi mengisi posisi sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, menggantikan Tejho Edi Purdijatno, yang dilengserkan Presiden Jokowi, pada tanggal 12 Agustus 2015 sampai dengan tanggal 26 Juli 2016.

Kisruh antara Ahok dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli yang menghentikan proyek pembangunan Pulau Reklamasi, menyeret Rizal Ramli keluar dari posisinya, dan lagi-lagi Luhut yang masuk menggantikan Rizal Ramli, pada tanggal 26 Juli 2016.

Ternyata sebagai spesialis pengganti menteri, Luhut masih juga “bergerilya” sebagai pengganti menteri, dan ini tidak bisa dihilangkan oleh Luhut atas kemauan Presiden Jokowi.

Ketika kasus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar yang ketahuan jika masih tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat, akibatnya Arcandra harus diberhentikan oleh Jokowi.

Dan kembali Luhut yang menduduki kekosongan jabatan di Kementerian ESDM, walaupun sebagai Menko Maritim dan Sumber Daya belum dilepas.

“Kira-kira Luhut akan mengisi kursi menteri apalagi setelah ini ?” Tanya akun bernama @Ndon08 yang merasa penasaran, karena sepengetahuannya, selama berpindah tempat di kementerian, kinerja Luhut dianggap biasa-biasa saja.

Namun sebuah edaran di sosial media, baik melalui WhatsApp atau Blackberry Message, rupanya oleh netizen “profesi” spesialis Luhut sebagai pengganti, dijadikan bahan canda.

Ketika persoalan dwikewarganegaraan yang dimiliki Gloria Natapraja Hamel gagal jadi Paskibraka karena berpaspor Perancis, para pengguna sosmed bercanda jika Luhut akan diperintahkan oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan posisi Gloria sebagai pasukan Paskibra.

“Semoga pak Luhut tidak marah atas candaan ini, karena begitulah para pengguna sosmed menghibur diri mereka sendiri,” ujar @Ndon08 sambil tersenyum dan berharap LBP dapat mengerti cara pengguna sosmed bercanda.

(Jall)

loading...