PB, Jakarta – Ahok yang meminta agar Bobby, Mahasiswa UI yang mengupload video terkait pernyataannya jika jangan memilih Ahok yang dianggapnya sebagai salah satu pemimpin kafir. Maka Ahok menyuruh Bobby, sesuai dengan keyakinannya, agar pindah ke Arab saja.

Salah satu tokoh muda muslim dari Maluku Utara di Jakarta, Darwis kembali marah, karena Ahok seakan ingin menunjukkan jika dirinya lebih tahu Islam adalah hasil produk dari Negara Arab Saudi.

Hal itu membuat Darwis teringat ketika Ahok, pada Hari Raya Idul Qurban tahun 2015 lalu, mengucapkan sebuah kalimat yang sangat berbau Rasis, dimana Ahok mengingatkan agar umat Islam, memotong hewan tidak mencecerkan darahnya ke tanah, sesuai dengan edaran dari pemerintah Arab Saudi kepada warganya.

Bahkan Ahok mengingatkan kepada warga DKI jika Pemerintah Arab saat ini sudah tidak memotong hewan kurban di Mesjid, dan menurut Ahok itu harus diikuti oleh umat muslim di Jakarta dan Indonesia.

Bahkan Ahok dengan sadisnya, mengutip pernyataan pemerintah Arab Saudi, jika hal itu adalah peringatan kepada seluruh Umat Islam Di Dunia termasuk di Indonesia, dan Ahok menambahkan jika memang tidak mau mengikuti himbauan pemerintah Arab, agar umat Muslim Indonesia tidak boleh shalat menghadap kiblatnya ke Arab.

Sementara dalam Al-Quran diperintahkan jika setiap muslim agar shalat menghadap kiblatnya ke Masjidil Haram yang berada di Mekkah, Arab Saudi.

“Apa maksud Ahok dengan mengatakan kiblat kita adalah Arab ?Ahok jangan cari masalah dengan mulutnya,” ujar Darwis yang merasa jika Ahok sudah keterlaluan dengan menyamakan Islam adalah hasil produk dari negara Arab Saudi. Karena persoalan kiblat adalah perintah dari Allah, bukan pemerintah Arab.

Darwis mengingatkan Ahok, jika selama ini tidak ada satupun kotoran berupa bekas darah yang ditinggalkan selama proses pemotongan hewan kurban selesai dilaksanakan.

“Sebelum disembelih, tanah digali, dibuat lubang agar darah hewan kurban masuk ke dalam lubang, dan kemudian ditutupi dengan tanah,” ujar Darwis yang tampak emosional.

Kemarahan Darwis, karena Ahok seakan menyamakan jika Islam itu adalah produk Arab dan versi Ahok jika segala sesuatu yang diatur oleh pemerintah Arab harus ditaati oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

“Ahok harus tahu, (Agama) Islam itu bukan Arab, tapi kalau Arab (Saudi) adalah Islam itu benar,” ujarnya dengan nada tinggi.

Sambil mengumpamakan,” Kalau ada yang bilang Cina itu Ahok, tentu salah ! Tapi kalau Ahok itu (etnis) Cina benar,” tandasnya.

Darwis merasa marah jika mengingat segala ucapan Ahok yang selalu mengaitkan jika yang namanya Agama Islam itu adalah Arab Saudi. Karena menurutnya hal itu akan menjadikan sebagian masyarakat yang tidak mengerti tentang Agama Islam yang sebenarnya jadi ikutan membenarkan ucapan Ahok.

Akibatnya tidak aneh jika Ahok lebih dianggap Rasis karena singgung agama Islam sesuai dengan kemauannya Ahok sendiri, “Jadi jangan kaget kalau masyarakat muslim Jakarta, bersatu menolak Ahok,” ujarnya kepada pembawaberita.com.

(Jall)

loading...