PB, Jakarta – Rupanya beberapa pendukung Ahok yang mendengar soal tidak diterimanya dua ekor sapi sumbangan dari “Majikan” mereka tidak segan-segan memfitnah jika pengurus Mesjid Keramat Luar Batang bersikap Rasis, dengan membawa persoalan etnis dan agama yang di anut oleh Ahok.

Namun hal itu justru ditanggapi dengan santai oleh para pengurus mesjid (DKM) melalui Sekretaris DKM Mesjid, Muhammad Nasir yang mempersilahkan kepada wartawan yang datang untuk menanyakan langsung kepada penyumbang 10 ekor kambing untuk mesjid Keramat Luar Batang.

Ke 10 ekor kambing tersebut, berasal dari sumbangan warga etnis Tionghoa dan kesemuanya diterima dengan senang hati dan suka cita oleh warga beserta pengurus mesjid Luar Batang dan juga Panitia Kurban.

Seperti yang sudah disampaikan oleh Muhammad Nasir melalui press rilisnya, jika penolakan dua ekor sapi dari Ahok, dikarenakan Ahok dianggap tidak pantas untuk menyumbang, dan warga Luar Batang merasa jika Ahok tidak sepantasnya mencoba mengambil hati warga melalui sumbangan tersebut.

“Kita sama-sama tahu soal ketentuan sumbangan dari non muslim, namun khusus Ahok bagi kami terlalu banyak perbuatan Zholim yang menyakiti kami dan juga umat Islam, khususnya di Jakarta, baik dari kebijakan maupun ucapannya,” ujar Muhamad Nasir melalui tulisan dalam rilisnya.

Karenanya Nasir beserta seluruh warga muslim di Luar Batang, merasa jika mengukur seorang Ahok beserta perilaku, ucapan dan kebijakannya penolakan bantuan sapi tersebut, sudah sangat pantas dilakukan.

Pemberian dari warga etnis Tionghoa berupa 10 ekor kambing dianggap sebagai bentuk solidaritas sesama umat beragama, ujar Nasir, berbeda dengan sapi dari Ahok yang langsung dibawa kembali oleh yang mengantar.

Persoalan sumbang menyumbang apapun yang dari Ahok ataupun dari Pemprov pasti akan berbuntut panjang, hal ini pula yang mendasari penolkan tersebut.

“Kejadian sumbangan lampu buat mesjid beberapa waktu lalu, oleh Ahok di ungkit dan diceritain kemana-mana, padahal sumbangan itu dari orang lain,” ujar Nasir yang tidak mau nantinya sumbangan sapi dipakai Ahok untuk mempolitisir suasana dan kondisi pilkada di Luar Batang khususnya, dan juga seluruh DKI Jakarta.

(Jall)

loading...