PB, Jakarta – Ada yang menarik dalam acara kegiatan lari pagi yang Tjanting Run, yang diikuti Walikota Bogor Bima Arya, juga Calon Gubernur dari Koalisi Cikeas, Agus Harymurti Yudhoyono. Yang menarik munculnya salah satu pemilik lembaga survey Charta Politika, Yunarto Wijaya.

“Mungkin sudah tidak terpakai di tim Ahok, makanya nyari jalan untuk bisa bergabung dengan timnya mas Agus,” ujar Jahudin salah satu pemilik akun anggota Jempol Rakyat.

Jahudin menganggap jika sebenarnya banyak anggota tim Ahok merasa kesulitan untuk membendung munculnya Agus dan Sylviana, selain masih muda juga kematangan Agus ketika ditempa oleh TNI menunjukkan seseorang yang sangat mumpuni untuk memimpin Jakarta.

“Saya sendiri tidak terlalu yakin dengan para pendukung Ahok, selama ini Yunarto sangat membela Ahok, walaupun tidak secara terang-terangan, dan tiba-tiba saja muncul, ikut lari bersama Agus,” ujar Aulia Cipta, rekan Jahudin di Jempol Rakyat, yang juga percaya jika Yunarto sedang mencari tempat untuk bisa diakui juga oleh Agus dan timnya.

Aulia menganggap kehadiran Yunarto, memang sengaja untuk mencari momen agar bisa mendapatkan pengakuan dari Agus dan timnya, untuk mendapatkan kepercayaan agar Agus mau menggunakan lemaga surveynya.

Bahkan Aulia masih ingat kejadian “perang” postingan di Twitter dengan Akun milik mantan Staff Khusus SBY, @AndiArief_AA karena seringnya mengkritik pemerintahan, baik Jokowi maupun Ahok.

“Bang Andi sempat mengatakan jika sebenarnya Yunarto dulu berusaha agar lembaga surveynya diakui oleh SBY, namun itu tidak terjadi, mungkin Yunarto menganggap jika inilah saatnya,” ujar Aulia

Saat ini Yunarto sedang asyik membalas mention yang masuk ke dindingnya, dan menganggap jika bukan dirinya yang memaksa untuk bisa mendekati Agus, namun justru dirinya yang dipaksa oleh Agus untuk berfoto.

“Lagi nyari panggung, karena dulu tidak diakui oleh SBY, kini mau menggarap anaknya,” ujar Aulia dan Jahudin tertawa.

Yunarto memang dikenal sangat membela Jokowi maupun Ahok, bahkan perang di twitter dengan Andi Arief. Kini tiba-tiba saja muncul di acara lari pagi bersama Bima dan Agus.

Namun soal pembelaan kepada cagub Ahok, Yunarto membantahnya. Ketika sebuah akun atas nama @chamadojin yang menulis, jika Jonru yang sebelumnya mendukung Anies, namun berubah dukungan ke cagub lainnya, mungkinkah Yunarto akan melakukan itu.

selain om jonru yg tarik dukungan, apakah om @yunartowijaya jg tarik dukungan?” Tulis @chamadojin

emang saya dukung siapa? :)” balas Yunarto yang tidak mau mengakui jika dirinya mendukung Ahok.

Dari penelusuran pembawaberita.com dalam sebuah wawancara, jelas jika Yunarto mendukung Ahok, seperti ketika dia mengatakan apabila partai ingin mendongkrak elektabilitas mereka maka partai akan menempel kepada calon yang memiliki elektabilitas tinggi.

“Oleh karena itu, setiap partai yang mendukung Ahok, maka masyarakat akan menilai bahwa masih ada partai yang berdiri bersama rakyat,” (dikutip dari merdeka.com) Ujar Yunarto.

Menurut Jahudin, apapun jawaban Yunarto, yang terkesan membela diri, para netizen sebenarnya sudah tahu siapa Yunarto dengan lembaga surveynya, “semua tahu kalau dia itu pendukung Ahok dan Jokowi,” pungkasnya.

(Jall)

loading...