PB, Jakarta – Kasus penistaan Al Quran oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang terjadi di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, mengakibatkan umat muslim Indonesia marah dan menuntut kepada pihak kepolisian agar menagkap Ahok.

Bahkan aksi demo sebelumnya di depan balaikota, rupanya tidak “mempan” untuk menuntut Ahok segera ditangkap. Akibatnya aksi kedua dilakukan. Dan kali ini sasarannya adalah Presiden Jokowi yang dianggap ikut campur hingga mengakibatkan Ahok masih juga tidak ditahan oleh pihak kepolisian.

Untuk meredam hal tersebut, berbagai cara dilakukan oleh pendukung Ahok, mulai dari meyebarkan selebaran ke berbagai mesjid, terkait dengan keberhasilan disertai dengan puja puji atas kinerja Ahok dan juga menyatakan jika Ahok tidak menista Al Quran, namun hal tersebut tidak berhasil.

Kali ini pendukung Ahok menggunakan sebuah video ucapan dukungan dan pujian kepada Ahok dari Artis yang sering memakai Hijab, Zaskia Adya Medcca.

Setelah meluas, akhirnya Zaskia merilis video terbaru, dan menyatakan jika video sebelumnya sangat tidak relevan jika digunakan dalam kondisi seperti saat ini, selain karena video tersebut dibuat pada tahun 2015 lalu, Ahok juga sudah resmi melalui fatwa MUI, telah menista Al Quran.

Berikut isi pernyataan dalam video yang diunggah oleh salah satu akun sosial media facebook, milik Andri Purnawan, berikut isi ucapan Zaskia.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Video ini saya buat tidak bermaksud untuk mendukung atau menyerang pihak mana pun.

Tapi ini adalah murni klarifikasi saya atas video saya yang lagi banyak sekali beredar tentang testimoni saya kepada Bapak Ahok sebagai Gubernur, satu tahun yang lalu.

Jadi, sangat tidak relevan apabila disandingkan dengan peristiwa Bapak Ahok menyebut surat al-Maidah.

Saya seorang Muslim, saya percaya bahwa Islam adalah agama yang sempurna.

Saya percaya akan kebenaran al-Qur’an, Hadits, dan Sunnah. Jadi apabila ada orang yang menistakan agama saya, al-Qur’an, Hadits, dan juga Sunnah, sudah pasti orang tersebut akan berseberangan dengan saya.

Dan saya berharap, Indonesia dengan masyarakat yang beragam budaya ini tetap bisa menjaga keutuhan kita; tidak mudah difitnah, tidak mudah dihasut, dan tidak mudah dipecah belah dan kita bisa menjadi masyarakat yang adil. Aamiin.

Terimakasih.

(Jall)

loading...