PB-Purworejo- Sekitar 4100 orang membanjiri alun- alun Purworejo untuk mengikuti apel Nusantara Bersatu dengan tema” Indonesiaku, Indonesiamu,Indonesia kita bersama Bhineka Tunggal Ika, kegiatan tersebut  secara serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh TNI, Polri para pejabat dan seluruh elemen masyarakat, elemen agama dua kabupaten,yakni kabupaten Kebumen dan kabupaten Purworejo, mereka bertekad bersatu untuk menyamakan persepsi, NKRI harga mati, dan berbhineka tunggal ika, sebagai azas pemersatu bangsa untuk hidup berdampingan dan saling  berinteraksi tanpa membedakan antara golongan, suku , agama dan lain- lain.

img-20161130-wa0247Dikatakan Dandim 0708 Purworejo Letkol.Inf.Aswin Kartawijaya, bahwa kegiatan apel nusantara bersatu ini , kami menyatukan TNI- Polri dari dua kabupaten yakni, Kebumen dan Purworejo sebagai tulang punggung NKRI  didukung oleh seluruh,  komponen instasi pemerintahan,elemen masyarakat, agama, pemuda, dan lain-lain, berkumpul di alun-alun Purworejo untuk menyamakan persepsi, jelas dandim menandaskan.

Lanjut dandim, menyikapi pemberitaan sosial media, bahwa negeri ini sedang dilanda krisis ketidak percayaan masyarakat terhadap para pemimpin bangsa, yakni perihal penanganan proses hukum penista agama(Ahok) yang sedang berjalan, sehingga menimbulkan gejolak dari ormas Islam untuk mengadakan demo diJakarta.

img-20161130-wa0244Kami berharap kata dandim, dengan adanya sikap bela Nusantara bersatu yang berbhineka tunggal Ika ini, seluruh komponen masyarakat yang berkumpul, bersatu dapat ikut membantu aparat TNI-Polri untuk menciptakan  situasi keamanan yang selalu kondusif diwilayahnya masing-masing, jalin keharmonisan antar sesama, ungkapnya.

Jangan mudah terprovokasi dengan isyu- isyu negatif yang brkembang di  medsos hingga dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, dan tetap berpegang teguh kepada, satu nusa satu bangsa, satu bahasa , dan NKRI harga mati, pungkasnya. (Rsk)

loading...