PB Ternate : Sekitar 15  orang mahasiswa yang mengatas namakan Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia (SAMURAI) mengadakan aksi demo di depan Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) (4/1).

Mahasiswa yang tergabung dalam SAMURAI menyampaikan 3 tuntutan kepada Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba.Tuntutan tersebut antara lain mendesak agar Gubernur transparan tentang Tunjangan Transportasi Pegawai (TTP ) sebesar 4 miliar per bulan tapi yang di bayarkan  hanya 1 miliar per bulan.”Sebab bagi kami sisa anggaran itu tidak jelas arahnya,”kata Abraham Koordinator aksi.

img-20170105-wa0004Abraham menambahkan selain transparansi TTP,juga Pemerintah Provinsi Malut harus menjelaskan tentang hutang piutang pihak ketiga yang saat ini belum transparan. “Anggaran negara sebesar 411 miliar yang saat ini tidak transparan,maka kami tegaskan kepada Gubernur Malut untuk menjelaskan terkait hutang pihak ketiga dan kalau tidak bisa menyelesaikan turun saja dari jabatannya,” tambahnya.

Menanggapi tuntutan  mahasiswa tersebut, Gubernur Gani Kasuba akan menyelesaikan permasalahan  TTP yang sesuai dan berdasarkan kehadiran pegawai yang berkantor di Sofifi.”Untuk masalah hutang akan segera di selesaikan agar tidak menjadi beban di tahun 2017,”ungkapnya.

img-20170105-wa0003Setelah mendengar jawaban dari Gubernur massa aksi langsung menuju kantor DPRD Provinsi Malut untuk melanjutkan demonya.(arief muluk)

loading...