PB, Kolaka : Dua dari enam mahasiswa  pendaki Gunung Mekongga dinyatakan meninggal dunia. Kedua mahasiswa yang berasal dari Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) tersebut adalah Mulyadi dan La Ode Fitrah.  Kepada media ini Kepala Penerangan Korem 143/HO Mayor Inf. Azwar Dinata, SH. mengatakan Informasi meninggalnya dua mahasiswa pendaki gunung tersebut diperoleh dari  Danramil1412-03/Lasusua, Kapten Inf. Hendrik. Lanjut dia setelah pihaknya mengetahui dua mahasiswa tersebut meninggal dunia, Tim SAR berupaya melakukan evakuasi sekaligus menyiapkan dua kantong jenazah.

IMG-20170314-WA0200“Danramil  mengaku mendapat kabar meninggalnya dua mahasiswa pecinta alam itu dari anggota Babinsa yang tergabung tim gabungan yang menyisir lokasi. Tim memberi tahu lewat jaringan komunikasi handy talky” ujar Azwar kepada media ini, Selasa (14/3).

Azwar juga mengatakan jika penyebab meninggalnya  kedua mahasiswa pendaki gunung tersebut adalah karena kehabisan logistik dan terserang hipotermia. Kepala Penerangan Korem 143/HO menambahkan bahwa pihaknya terlibat penuh dalam proses evakuasi jenazah tersebut. Keterlibatan TNI dalam hal ini jajaran Kodim 1412/Kolaka tergabung dalam Tim SAR Gabungan yang terdiri dari gabungan Basarnas, anggota Polsek Ranteangin, anggota Koramil 1412-03 Lasusua, anggota Koramil 1412-05 Pakue dan masyarakat. Lanjut dia,  Tim itu juga berhasil mengevakuasi dua korban selamat mahasiswa pendaki Gunung Mekongga di Sulawesi Tenggara .

IMG-20170314-WA0196Dua korban selamat yang berhasil  dievakuasi tersebut adalah Khairat dan La Ode Mutassir.  Masih kata Azwar, sebelumnya enam orang mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Pecinta Alam Navernus UHO melakukan pendakian  di Gunung tertinggi di Sultra itu pada hari Minggu (5/3). Setelah para pendaki itu mencapai puncak, terjadi perubahan cuaca ekstrim yang sangat cepat dan drastis.

Ke enam pendaki pun memutuskan untuk kembali turun meskipun dalam kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat. Cuaca  badai, kabut dan hujan deras yang terus melanda kawasan pegunungan itu menyebabkan dua dari enam pendaki yakni Mulyadi dan La Ode Fitrah terserang hipotermia sehingga harus tertahan di Pos 7 dan  8, Rabu (8/3). Lanjut dia,  mengetahui dua kawannya  terserang hipotermia ke empat mahasiswa pendaki lainnya berbagi tugas yakni dua orang menunggui jenazah yaitu Khairat dan La Ode Mutassir dan dua orang lainnya yakni Lili Angga dan Rahim mencari bantuan dengan melanjutkan perjalanan turun gunung di Pos  Komando Desa Tinokari, Kecamatan Rante Angin, Kolaka Utara. Karena tidak dapat bertahan kedua mahasiswa yang terserang hipotermia akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di lereng Gunung Mekongga. (Tim PB)

loading...