PB, KALIMANTAN – Ketika Front Pembela Islam harus menerima berbagai serangan oleh orang-orang yang membenci mereka, dengan berbagai tuduhan, namun para anggota FPI tetap saja berjalan lurus tanpa memperdulikan mereka.

Hingga pengajian yang dilakukan di Kota Semarang harus di bubarkan dan mendapatkan hinaan dari Kapolrestabes Semarang, dengan menyuruh jika ingin mendirikan organisasi FPI sebaiknya di luar negeri atau di luar kota Semarang.

Bahkan pengajian yang sempat di hadiri oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di Cawang yang hampir saja membunuh ratusan jamaah muslim yang mengikuti pengajian muslim ketika sebuah mobil sengaja dibakar kemudian berjalan mundur tanpa pemiliknya, ke arah kerumunan pengajian. Namun untungnya berhasil diredam.

Namun berbeda ketika kinerja FPI untuk kemaslahatan umat, tidak banyak di sorot oleh media, seperti yang terjadi di Kalimantan Barat, ketika mereka bekerja untuk membantu menyelesaikan pembangunan Mesjid Al Amin.

Bersama dengan anggota TNI dari Koramil Sui Raya Kalimantan Barat, mereka bahu membahu melakukan pengecoran dan merehab pembangunan mesjid milik warga.

(Jall)

loading...