(PB) – Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menuturkan, pihaknya masih berusaha untuk menengahi konflik antara Qatar dan sejumlah negara Teluk. Tapi, sayangnya sejauh ini belum ada kemajuan yang berarti.

“Kami siap untuk mendiskusikan permintaan yang dibuat, tapi kami belum mendapat jawaban,” kata Sheikh Mohammed, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/6).

“Dialog diplomatik adalah solusinya, namun memerlukan landasan yang belum tersedia. Kami fokus untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan akibat blokade ilegal,” sambung Sheikh Mohammed.

Dia juga mengatakan, pihaknya turut melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) mengenai hal itu. AS, lanjut Sheikh Mohammed juga melakukan Kuwait, untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai penyelesainaman masalah di Teluk.

Saudi, Bahirain, dan sejumlah negara Teluk lainnya sejatinya telah memberikan sejumlah syarat kepada Qatar jika ingin hubungan mereka kembali normal. Salah satunya adalah menjauhkan diri dari Iran.

Selain itu, Saudi cs juga meminta Qatar untuk mengusir Hamas dan Ikhwanul Muslimin dari negara tersebut, dan mendesak Qatar untuk sepenuhnya memutus hubungan dengan kelompok-kelompok itu.

(Pb/sindo)

loading...