(PB) – Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, melalui agensi iklan yang mewakilinya, Gestifute, membantah terlibat dalam penggelapan pajak. Menurut pihak Gestifute, tuduhan tersebut tidak beralasan.

Sebelumnya, Ronaldo diduga membuat perusahaan fiktif bernama Tollin guna menghindari pajak citra yang diterapkan pemerintah Spanyol. Kapten timnas Portugal itu dituding menggelapkan pajak 14,7 juta euro (Rp 218 miliar) pada kurun waktu 2011-2014.

Sejauh ini, proses penyelidikan mengarahkan kalau Ronaldo bersalah. Pemain berusia 32 tahun itu terancam hukuman penjara lima tahun jika benar-benar terbukti menggelapkan pajak.
Meski begitu, Gestifute ngotot jika Ronaldo tidak bersalah. Berdasarkan pernyataan resminya, Gestifute mengungkapkan jika Ronaldo memang memiliki Tollin sejak 2004.

“Tidak ada niatan menggelapkan pajak, Cristiano Ronaldo benar-benar memiliki Tollin sejak 2004, enam tahun sebelum bergabung Real Madrid. Perusahaan itu memiliki keuntungan tak kurang dari 12,75 juta euro (Rp 189 miliar),” bunyi pernyataan resmi Gestifute.

“Selama memiliki Tollin, sebelum bergabung ke Real Madrid, Cristiano Ronaldo tidak pernah memiliki masalah dengan pajak. Segalanya dapat didiskusikan kembali, namun sang pemain tidak memiliki niatan menggelapkan pajak,” lanjut agensi tersebut.

JH ( Sumber Bola

loading...