(PB) – Konflik antara militan yang berafiliasi ISIS dengan militer Filipina menyita perhatian sejumlah negara di dunia. Ketegangan ini memicu pertempuran sengit, yang telah membuat ratusan korban tewas.

Rusia dan Turki termasuk dua negara yang turut mengambil sikap. Keduanya merupakan negara yang telah bekerja sama melakukan operasi serangan udara gabungan terhadap sejumlah basis ISIS.

Setidaknya, serangan gabungan kedua negara itu ini berlangsung di kota Al-Bab, Provinsi Aleppo, wilayah di mana tentara Turki dan pemberontak Suriah mencoba memberangus ISIS.

ISIS Filipina

Kami begitu terkejut mereka sedang mengganggu wilayah Asia Tengara,” ungkap seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Sergei Rudskoi, seperti dikutipThe Telegraph.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Turki. Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan begitu khawatir bahwa serangan ISIS juga akan menyasar Indonesia.

Kami begitu mewanti-wanti agar ISIS tak memperluas serangannya ke Indonesia,” kata Kurtulmus seperti dikutip kantor berita resmi Turki, Anadolu.

Kalau mereka tetap nekat melakukannya, kami akan menjadi negara pertama yang membinasakan eksistensi mereka di bumi ini,” lanjutnya lagi.

Seperti diketahui, Filipina saat ini tengah menghadapi situasi sulit. Di mana militan yang berafiliasi dengan ISIS tengah berusaha merebut kota Marawi

JH (Sumber Portal Islam )

loading...