(PB) – Sopir bus bertingkat (double decker) di Aceh tidak boleh berpakaian sesuka hati. Mereka diwajibkan mengenakan jas, dasi dan sepatu. Para pengemudi bus serasa pesawat ini dituntut tampil elegan.

Begitu duduk di depan setir, para sopir bus Sempati Star Double Decker ini harus sudah lengkap mengenakan pakaian seperti yang diperintah. Setelan pakaian jas dan dasi ini diberikan oleh pihak direksi begitu mereka diberi amanah mengemudi bus-bus mewah tersebut.

Seorang sopir bus bertingkat, Nasruddin (37), mengatakan, di perusahaan Sempati Star sopir yang diwajibkan mengenakan setelan jas dan dasi yaitu pengemudi bus bertingkat dan bus nonstop. Sementara untuk sopir bus biasa, mereka hanya mengenakan seragam berbentuk kaos berkerah.

“Kita memang diwajibkan berpakaian seperti ini. Direksi memberi kita jas dan dasi,” kata Nasruddin saat ditemui di Terminal Batoh, Banda Aceh, Aceh, Selasa (13/6/2017) malam.

Bus yang kemudikan Nasruddin berangkat sekitar pukul 22.00 WIB. Saat menunggu penumpang, ia awalnya hanya mengenakan kemeja. Namun begitu hendak berangkat, pria yang sudah setahun mengemudi bus bertingkat itu langsung mengenakan jas dan dasi.

Selama di perjalanan dari Aceh ke Medan, Sumatera Utara, pakaian seperti itu tetap harus melekat pada badan sopir. Menurutnya, saat perusahaan memberikan pakaian seperti itu, mereka tidak mengungkapkan alasannya.

“Waktu dibagikan tidak dibilang alasannya sama direksi. Tapi menurut saya, ini bus kan mewah jadi penampilan sopir juga harus elegan,” ungkap Nasruddin.

Saat ini, ada delapan bus bertingkat milik Sempati Star dan enam di antaranya melayani rute dari Aceh ke Medan atau pun sebaliknya. Bus bertingkat ini sangat mewah. Di lantai satu bus warna kuning dilengkapi empat kursi mewah dan dua ranjang tempat tidur. Bantal, selimut tersedia. Ukuran kursi lebih luas dari biasa dan diperuntukkan untuk satu orang.

Kiri dan kanan kaca tersedia kain gorden. Penumpang yang duduk di lantai satu ini juga dapat menonton televisi yang ukurannya lebih besar. Masing-masing kursi disediakan satu unit televisi. Sementara untuk tempat tidur terlihat lebih eksklusif. Selain spring bed, pengelola juga memanjakan penumpang dengan bantal kepala dan guling serta selimut. Ruangan berkaca itu juga dilengkapi dengan AC.

Sedangkan untuk lantai dua, tersedia kursi layaknya bus-bus super VIP berjumlah 36 unit. Kursi tipe dua-dua itu juga dibekali dengan bantal dan selimut. Ruangan atas juga full AC dan dilengkapi televisi disetiap kursi. Ada dua jenis bus bertingkat dan yang membedakannya hanya pada jumlah seat baik di atas maupun di bawah.

“Yang membedakan bus ini dengan bus biasa yaitu pada fasilitas yang diberikan kepada penumpang,” ungkap Nasruddin.

Samsuwar sumber

loading...