PB Jakarta – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (15/6/2017) menuntut hukuman lima tahun penjara terhadap koruptor Choel Mallarangeng. Choel merupakan adik dari koruptor yang juga mantan Menpora Andi Mallarangeng dalam kasus yang sama.

Choel berdasarkan fakta persidangan terbukti melakukan tindakan pidana korupsi‎ terkait proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor Jawa Barat.

‎Choel dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan sebagaimana diatur dalam pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor juntho pasal 55 ayat 1 ke 1, juntho pasal 65 ayat 1 KUHP.

Dalam kasus tersebut Jaksa KPK meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan kepada Choel.

‎Sebelumnya, Choel mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) namun ditolak KPK. KPK beralasan adik kandung Andi Mallarangeng ini tidak memenuhi kualifikasi sebagai saksi pelaku yang bekerja sama dengan KPK.

“Choel tidak mengetahui mengenai adanya proses penganggaran dan pelaksanaan pengadaan barang/ jasa‎ dalam proses pembangunan proyek P3SON,” jelas Jaksa KPK, M Takdir Suhan di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, sesaat lalu. (Beby Siahaya)

loading...